Perusahaan kedirgantaraan global raksasa Boeing akan bekerja dengan BlackBerry, mengembangkan smartphone canggih berbasis Android dengan tingkat keamanan super tinggi, yang juga disebut sebagai “ponsel bunuh diri”.

Menurut laporan Reuters, CEO BlackBerry John Chen telah mengumumkan kesepakatan kerjasama kedua perusahaan ini pada Jumat 19 Desemeber lalu.

Sebagai kontraktor pertahanan dan kedirgantaraan, perusahaan Boeing yang berbasis di Chicago telah mengembangkan sebuah smartphone canggih bernama “Boeing Black”, ponsel pintar ini mampu menghacurkan diri ketika dicuri orang tak dikenal. Ponsel Boeing Black ini juga mampu mengenkripsi panggilan telepon, dan diluncurkan khusus bagi agen-agen pemerintah dan perusahaan yang membutuhkan sambungan komunikasi dan data yang aman.

 

Perangkat mobile Boeing memiliki dua buah slot kartu SIM, bisa di-setting agar terhubung dengan sensor biometri dan satelit. Boeing saat ini sudah menawarkan smartphone hasil kerja samanya dengan BlackBerry tersebut kepada klien-klien potensial mereka.

Sebagai perusahaan yang memimpin dalam industri kedirgantaraan global, gebrakan Boeing yang merangsek ke bidang komunikasi, tentu saja mengejutkan kalangan industri.

Sebagaimana dilansir Re/code, kabar ini sendiri semakin diperkuat pernyataan resmi dari CEO BlackBerry John Chen, “Dengan gembira kami mengumumkan bahwa Boeing dan BlackBerry akan meluncurkan sebuah perangkat solusi keamanan mobile untuk perangkat Android yang menggunakan platform BES 12.”

Fitur keamanan ini akan diintegrasikan dalam platform BlackBerry Enterprise Service 12. Artinya, tak hanya smartphone BlackBerry saja yang bisa menikmati fitur keamanan canggih tersebut, tetapi juga smartphone Google Android mapun Apple iOS. (jho/Asari)

Share

Video Popular