Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang mempersiapkan regulator dan wewajibkan ponsel pintar berteknologi 4G di Indonesia sebanyak 40 persen wajib menggunakan komponen lokal atau memenuhi syarat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

“Ponsel pintar berteknologi 4G di Indonesia harus memenuhi syarat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dari situs Depkominfo dikutip Selasa (3/3/2015).

Menurut dia, langkah demikian dilakukan dengan tujuan melindungi industri dalam negeri apalagi pada saat ini sudah terjadi defisit perdagangan hingga US $ 3 miliar. Bersamaan itu impor telepon seluler ke Indoensia sudah mencatat dengan angka dan jumlah yang besar.

Rudiantara optimis bahwa produsen-produsen besar dunia tidak keberatan dengan rencana pemerintah mematok 40 persen TKDN untuk ponsel pintar yang diimpor ke Indonesia. Namun demikian, dia memprediksi minimal para produsen global meminta untuk menunda sementara pemberlakuan regulasi itu terutama produsen yang angkanya termasuk dalam 3 miliar dolar AS.

Menurut dia, regulasi yang akan disiapkan oleh pemerintah itu  akan selesai dan dikeluarkan pada pertengahan tahun ini.Bersamaan demikian, pihaknya tidak serta merta memberlakukan regulasi baru itu, namun demikian akan melibatkan semua kepentingan berbagai pihak.

“Nanti, kita akan konsultasi guna mengakomodir kepentingan semua pihak,” jelasnya

Share

Video Popular