Perusahaan keamanan jaringan bernama BlueBox menemukan bahwa ponsel pintar asal Tiongkok, Xiaomi Mi 4 sudah terinstal malware atau program jahat. Hal yang lebih menyeramkan lagi, ponsel itu dibajak oleh pihak ketiga yang tidak teridentifikasi.

Melansir dari Venture Beat, Senin (9/3/2015), Bluebox pertama kali mengeluarkan laporan pada Kamis lalu, setelah menyampaikan ke Xiaomi dan tidak mendapatkan respon.

BlueBox menyatakan mereka mendapatkan perangkat Xiaomi Mi4 yang terinstal malware langsung dari ponsel yang dijual di pasar. Produk yang diuji dipastikan asli dari Xiomi karena menggunakan aplikasi “Mi Identification”.

Setelah dilakukan pengujian, peneliti menemukan ada beberapa aplikasi berbahaya ditanam ke dalam ponsel pintar itu. Progam jahat yang ditemukan yakn malware dan adware. Ada pun adware yang ditemukan menyamar dirinya sebagai aplikasi Google terverifikasi. Temuan lainnya adalah trojan, yang memungkinkan peretas mengontrol ponsel dan perangkat lunak berisiko tinggi lainnya.

“Perangkat tersebut rentan dari semua ancaman yang kami pindai,” tulis Andrew Blaich, pimpinan analis keamanan BlueBox.

Blaich mengatakan dalam temuan BlueBox, bahwa sistem operasi yang digunakan Xiomi Mi 4 adalah versi non-bersertifikat Android dan terdapat sejumlah kelemahan.

Tidak hanya itu, peneliti menemukan berbagai lubang keamanan berhubungan dengaan Android versi lama. Temuan itu meyakinkan bahwa OS yang digunakan gabungan antara KitKat 4.4.4. dan Android versi lama.

BlueBox mencurigai perangkat itu mungkin telah dibajak, karena beberapa aplikasi menggunakan Signature yang berbeda dari Signature yang dibuat oleh produsen. (Asari)

Share
Kategori: GADGET TEKNOLOGI

Video Popular