Jakarta –Praktisi Falun Gong atau Falun Dafa di Jakarta menyelanggarakan perayaan “World Falun Dafa Day 2015 yang jatuh setiap 13 Mei. Peringatan itu dalam rangka memperingati awal mula penyebaran Falun Gong di Tiongkok pada 13 Mei 1992 silam.

“Terhitung 13 Mei 1992, Guru kami Master Li Hongzhi mengajarkan secara terbuka latihan ini ke publik,” kata ketua Himpunan Falun Dafa Indonesia (HFDI), Gatot Machali, pada saat acara Car Free Day Jalan Sudirman-Thamrin di Jakarta, Minggu (24/5/2015).

Menurut dia, latihan Falun Gong atau Falun Dafa ini berdasarkan pada prinsip Sejati-Baik-Sabar. Adanya kegiatan hari bebas kenderaan di Jakarta, diharapkan masyarakat lebih banyak mengenali lebih luas tentang latihan Falun Gong.

Gatot menuturkan , dia sudah banyak mendapatkan manfaat dengan berlatih Falun Dafa terutama dari peningkatan standar kualitas taraf kondisi diri. Latihan ini, bagi dia, mendatangkan manfaat untuk mengolah diri baginya agar lebih sabar.

Praktisi Falun Dafa dari Tangerang, Banten, Prima Joy menuturkan manfaat latihan Falun Dafa dari kesehatan. Dia mengatakan awalnya sebagai perokok berat. Akibatnya, sakit jantung mengancam dirinya. Hingga akhirnya dia mampu meninggalkan ketergantungan merokok setelah berlatih Falun Gong. Tidak hanya itu, masalah penyakit jantungnya juga teratasi dengan baik.

Melansir dari situs resminya, Falun Gong atau Falun Dafa diperkenalkan pertama kali oleh Master Li Hongzhi pada 1992 silam di Tiongkok. Latihan ini berfokus pada mengolah jiwa dan raga. Latihan ini juga meningkatkan moralitas serta pemahaman tentang tujuan hidup.

Bagi praktisi yang sejati kesehatan tubuhnya dalam waktu singkat akan mencapai kondisi yang sangat prima. Efek peningkatan kesehatan jiwa dan raga ini tampak nyata sehingga mendapat penyambutan yang hangat di berbagai daerah, berbagai bangsa.

Pada saat ini lebih dari seratus juta orang telah berlatih Falun Gong di seluruh dunia, baik di Asia, Eropa, Afrika, Amerika dan Australia. Panduan dalam latihan Falun Gong ini berdasarkan dengan buku Zhuan Falun yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Kultivasi jiwa dalam latihan Falun Gong dimaksudkan dengan  meningkatkan Xinxing (watak, kualitas moral), dengan jalan berasimilasi (menyelaraskan diri) dengan karakteristik alam semesta yakni: Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar).

Falun Gong bukanlah agama, karena tidak ada ritual, formalitas atau aktivitas apapun yang seringkali digunakan dalam agama, tidak ada keanggotaan. Para praktisi dengan keinginannya sendiri belajar bersama, secara bebas datang dan pergi. Pusat pembina maupun tempat latihan tidak menarik iuran/sumbangan. Di seluruh dunia para praktisi sukarela mengajarkan latihan.

Semua kegiatan Falun Dafa tidak dikenakan biaya. Falun Gong tidak melibatkan diri dalam politik, Falun Gong hanya mengajarkan praktisi mematut diri sesuai kriteria tingkat tinggi serta melepaskan keterikatan hatinya, guna mencapai taraf kondisi jiwa yang lebih tinggi.

Share

Video Popular