Jakarta – Jenderal Gatot Nurmantyo secara aklamasi disetujui oleh Komisi I DPR RI sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Moeldoko. Dia menuturkan terpilih sebagai Panglima bukan untuk mencari popularitas tapi amanah mengemban tugas untuk bangsa dan negara.

“Saya menjabat panglima bukan sebagai popularitas tapi saya menjadi panglima karena amanah,” ujarnya usai uji dan kelayakan sebagai Panglima TNI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (1/7/2015) malam.

Dia mengatakan rencana ke depan melaksanakan semua tugas yang akan diembankan kepadanya berdasarkan rencana dan struktur TNI. Sehingga dilakukan secara bertahap, beringkat dan berkelanjutan bukan untuk esok hari tapi untuk jangka panjang. Langkah yang akan dilakukan mulai dari konsolidasi pada tubuh TNI. Apalagi sejak reformasi sampai sekarang penambahan alutsista dan perubahan kultur memerlukan penataan kembali. Nantinya agar tugas diemban TNI secara pasti terlaksana dengan baik.

Gatot mencontohkan, ketika Indonesia mendapatkan persenjataan baru sedangkan masih memiliki doktrin yang berbeda. Hingga kemudian perlu dilakukan pembenahan termasuk ketidaksamaan dalam struktur.

Konsolidasi lainnya adalah melakukan pembenahan serta pembinaan kesatuan. Konsolidasi dengan tujuan terciptanya keterpadauan antar matra dengan matra yang lainnya di lingkungan TNI. Pasalnya, kerterpaduan dalam tubuh TNI merupakan faktor terpenting.

Jenderal Gatot menuturkan seluruh elemen TNI harus sadar, bahwa TNI dari rakyat, maka selanjutnya TNI harus dekat dengan rakyat. Persatuan rakyat dengan TNI merupakan kekuatan terkuat dalam mempertahankan dan memperkokoh bangsa dan negara Indonesia.

“Manunggaling rakyat dengan TNI adalah kekuatan yang mutlak, ditakuti oleh negara manapun,” ujarnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang kini menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat lahir di Tegal,Jawa Tengah, 13 Maret 1960. Alumni Akademi Militer tahun 1982 ini, memikiki banyak pengalaman pada kesatuan infanteri Kostrad.

Sebelum menjabat sebagai Kepala Staf TNI AD pada 2014 lali. Gatot pernah menjabat sebagai Pangkostrad, Komandan Kodiklat TNI-AD, Pangdam V/Brawijaya dan Gubernur Akademi Miiliter.Gatot kini juga masih menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki)

Share

Video Popular