Jakarta – Isu reshufle kabinet kerja pemerintahan Jokowi semakin terang benderang, setelah tim komunikasi Presiden, Teten Masduki beberapa waktu lalu menegaskan sinyal presiden untuk melakukan reshufle kabinet kerja yang baru berjalan setengah tahun.

Menurut dia, sinyal Presiden Jokowi untuk melakukan resufle sudah cukup jelas yakni Presiden perlu melakukan reshuffle. Menurut Teten, reshuffle yang akan dilakuka ini dikaitkan dengan upaya untuk memperbaiki kinerja pemerintah.

Meski demikian, Teten mengaku hingga saat ini Presiden Jokowi masih belum membahas nama-nama menteri yang akan diganti. Apalagi belum lama ini Presiden Jokowi sudah beberapa kali menemui para ekonom. Hanya saja, pada saat ini tinggal menunggu masalah waktu dan nama-nama.

“Cuma kapan dan nama-namanya siapa itu Presiden belum secara khusus,” ujar Teten.

Menanggapi pernyataan Teten Masduki, Wakil Ketua Umum DPR RI Fadli justru mempertanyakan posisi apa yang diemban teten. Dia bertanya apakah Teten sebagai Juru Bicara Presden, Staf Khusus atau Sesneg. Dia mempertanyakan kapasitas Teten Masduki dalam memberikan pernyataan mengenai reshufle.

“Teten ini siapa? Jubir? Staf khusus? Apa Sesneg,” kata Fadli di Komplek DPR RI, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Bagi Fadli, justru pernyataan menunjukkan semakin tidak jelas. Bahkan membuat negara seperti dikelola warung kopi. Artinya, bangsa Indonesia sudah seperti tidak jelas siapa yang menjabat dan siapa yang berkuasa.

Tentang reshufle yang semakin dekat, Fadli menagih janji Presiden Jokowi yang dilontarkan saat kampanye pada Pilpres beberapa waktu lalu. Dia mengatakan 100 janji yang dilontarkan Presiden Jokowi kini hanya menjadi janji manis belaka. Fadli menilai Jokowi tidak mampu memimpin pemerintahan dengan baik.

Sementara Wakil Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Danie Johan menilai jalan keluar terbaik pada kondisi perekonomian bangsa pada saat ini adalah dengan melakukan reshufle. Jika tidak, maka kondisi bangsa Indonesia pada masa ke depan akan semakin buruk dari keadaan sebelumnya. Dia menilai reshufle kebinet merupakan langkah yang terbaik bersama kinerja ekonomi sudah memburuk. “Resufle jalan keluar terbaik kalau tidak Indonesia semakin suram,” ujarnya

Share

Video Popular