Mengasuh anak dapat menjadi sesuatu yang menyenangkan dan melelahkan juga. Dan ini dapat menjadi penyebab dan beban pikiran bagi sebagian orangtua, sehingga merasa kewalahan dan tidak menikmati kebahagian serta suka cita dalam keluarganya. Sebenarnya, kesalahan dan kekurangan apa saja yang ada dalam pola asuh Anda? Mengapa mengasuh anak menjadi beban bagi sebagian orangtua, sehingga merasa tidak bahagia ?

Mengutip creativechild.com, langkah untuk menjadi pedoman para orangtua dalam mengasuh anak.

1. Bersikap tenang

Di masa anak – anak adalah masa bermain, pembentukkan karakter dan watak mereka. Hal ini yang menjadi penyebab, anak – anak menjadi lebih suka untuk bermain dan melakukan apa saja yang mereka inginkan .

Sebagai orangtua juga harus membuat disipilin dalam keluarga terutama terhadap anak – anak, sehingga mereka dapat terbiasa, hidup disiplin hingga dewasa nantinya.

Sayangnya, dengan disiplin yang ketat, mau menguasai dan tidak rasional, juga dapat menyebabkan anak- anak merasa tidak nyaman dan tertekan bahkan terkesan memberontak serta melawan juga. Kondisi ini sering membuat para orangtua, khususnya sang ibu menjadi stres, ketika anak – anak tidak patuh, bersikap tidak baik bahkan memberontak dan melawan apa yang di minta olehnya.

Jika Anda ingin meminta anak Anda untuk melakukan sesuatu, sebaiknya Anda dapat bersikap baik, tenang dan sabar. Dengan kata serta cara yang sopan juga menghindari kebiasaan untuk mengucapkan kata – kata yang kasar, berteriak serta ancaman pada anak Anda.

Dengan demikian, anak Anda akan merasa di hargai dan disayangi, sehingga anak Anda juga akan senang hati melakukan permintaan Anda, bahkan dapat mencontoh segala sikap dan perbuatan Anda yang baik ini juga.

2. Percaya diri

Tidak ada orangtua yang sempurna di dunia ini, tanpa ada kekurangannya. Anda harus percaya pada diri sendiri dan melakukan yang terbaik yang dapat Anda lakukan untuk anak dan keluarga Anda, bukannya selalu berpedoman pada konsep lama “Menjadi Orangtua yang terbaik dan sempurna dalam semua hal”.

Dengan mendengarkan suara hati dan naluri Anda sendiri, Anda dapat berperan yang terbaik juga untuk keluarga Anda dan anak Anda juga akan merasa nyaman, aman dan damai dengan kasih sayang Anda.

Anda tidak harus menjadi orangtua yang sempurna, hanya perlu berperan dan melakukan yang terbaik setiap hari saja.

3. Konsisten

Hal ini penting adanya, tetap konsisten dalam menjalankan disiplin yang Anda buat untuk anak Anda. Namun, perlu diingat, meskipun konsisten namun tidak bersifat kaku dan paksaan dalam segala aturan dan “disiplin” juga.

Semua disipilin yang Anda buat harus dapat dirasakan mempunyai porsi yang sama rata bagi anak seperti ;secara konsisten bermain, konsisten memberikan kasih sayang, perhatian, saling berkomunikasi antara anak dan orang tuanya dan saling mendorong ( mensupport ) .

Konsisten ini akan membantu Anda membangun hubungan yang kuat, harmonis dan penuh kesabaran dengan anak Anda, dan itulah kunci nyata untuk pengasuhan yang efektif.(Anai)

Share

Video Popular