- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Penangkapan Guo Boxiong Menyiratkan Politbiro Xi Jinping Hendak Menangkap Jiang Zemin

Zhu Ying

 

Kamis, 30 Juli 2015 pukul 22.00 waktu setempat, laman media resmi Xinhua.net, melaporkan Xi Jinping memimpin langsung pertemuan politbiro saat itu. Dari hasil “pemeriksaan laporan investigasi terkait organisasi Guo Boxiong dari komisi inspeksi disiplin militer Tiongkok dan penanganan opini terkait”, Xi Jinping memutuskan mengeluarkan Guo Boxiong dari partai, dan memprosesnya berdasarkan hukum terkait keterlibatannya dalam kejahatan suap serius dan dilimpahkan ke kejaksaan yang mendapat wewenang dari kejaksaan militer.

Dari hasil laporan dan penyelidikan terkait, mantan wakil ketua komisi militer pusat Tiongkok, Guo Boxiong terbukti memanfaatkan kemudahan jabatannya, mencarikan promosi pekerjaan untuk orang lain dan kepentingan lainnya, menerima suap baik secara langsung atau melalui anggota keluarga, melakukan pelanggaran serius terkait disiplin partai, terlibat dalam kejahatan suap serius dan efek buruk akibat kejahatannya.

Setelah penahanan Xu Cai hou, rumor tentang kecelakaan Guo Boxiong terus disiarkan, sudah menjadi seekor “harimau mati”. Terkait kapan dan caranya ia dicampakkan (dipecat dari partai-red), tidak lebih hanya sebuah pion yang dijalankan otoritas Xi Jinping mengikuti perubahan situasi dan dalam rangka “memukul harimau”.

Titik terang terbesar dalam laporan media resmi terletak pada pengungkapkan rincian dari pertemuan Politbiro; Xi Jinping menekankan perlunya memperdalam peperangan terhadap korupsi, tidak peduli siapapun, dan terlepas dari ukuran kekuasaan maupun jabatan, pasti tidak akan mentolerir, dan akan menindak tegas.

Seiring dengan ditangkapnya Zhou Yongkang, mantan Wakil Ketua Komisi Militer Tiongkok Komunis Xu Caihou (almarhum-red), Guo Boxiong dan oknum terkait, berikutnya akan memperdalam perang anti korupsi, dan targetnya tak lain daripada ketiga oknum utama di balik layar yakni Zeng Qinghong dan Jiang Zemin.

Setelah memasukkan berkas perkara untuk pemeriksaan dan penuntutan Zhou Yongkang yang diumumkan pada 29 Juli 2015 lalu, Xi Jinping mengatakan dalam sebuah pidatonya pada pertemuan Politbiro bahwa “menghancurkan harimau besar” Zhou Yongkang bukan titik (kesudahan) dari anti korupsi. Pada 13 Januari lalu, Xi Jinping mengatakan dalam pidatonya pada Sidang Pleno ke-5 Komisi Inspeksi Disiplin PKT (Partai Komunis Tiongkok), dan menyebut langsung nama Zhou Yongkang, Xu ZCaihou, Ling Jihua, Su Rong dan kasus-kasus lain. Selain itu, Xi Jinping juga mengatakan bahwa anti-korupsi “belum mencapai kemenangan telak”, masih akan terus berlanjut.

Pernyataan Xi Jinping dalam pertemuan Politbiro, Sidang Pleno Komisi Inspeksi Disiplin PKT, sekali lagi mengeluarkan sinyal bahwa pihak berwenang tidak mungkin akan berhenti “memukul harimau” tanpa menyeret Zeng Qinghong dan Jiang Zemin.

Guo Boxiong, Xu Caihou, Zhou Yongkang merupakan antek dan kaki tangan Jiang Zemin. Guo Boxiong dan Xu Caihou menggantikan Jiang Zemin menguasai dan mengendalikan kekuatan bersenjata. Sementara itu, Zhou Yongkang menggantikan Jiang menggenggam kekuasaan strategis. Selama lebih dari sepuluh tahun, oknum-oknum tersebut di atas dan kaki tangan Jiang Zemin lainnya tidak hanya membantu Jiang Zemin mengendalikan mantan presiden Tiongkok Hu Jintao, namun, dibaliknya terdapat kejahatan keji terkait pengambilan organ hidup dan penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong, dan beberapa kali merencanakan kudeta serta pembunuhan terhadap Hu Jintao, Xi Jinping dan kejahatan lain.

Untuk “melenyapkan kejahatan” terkait, otoritas Xi Jinping harus menangkap Jiang Zemin, mengumumkan segala bentuk kejahatannya kemudian menyeretnya ke meja hijau.

Di balik anjloknya bursa saham Tiongkok selama dua bulan terakhir ini, kerap ditemukan bahwa kelompok Jiang Zemin berencana buruk dengan melakukan short selling. Belakangan ini, kerap terjadi berbagai insiden keamanan sosial, dan banyak setan gentayangan dibaliknya. Kelompok Jiang Zemin menjadi kalap, sehingga kemungkinan bertindak nekat itu harus diantisipasi.

Otoritas Xi Jinping tiba-tiba menangkap Zhou Benshun, mengungkap kasus Guo Boxiong secara terbuka, dan dengan gencar mengeluarkan sinyal langsung kepada Jiang Zemin, jelas ini merupakan pukulan telak terhadap kelompk Jiang Zemin. Setelah sinyal dilepaskan, dan seiring dengan eskalasi situasi, otoritas Xi Jinping kemungkinan akan melakukan penangkapan secara terbuka kapan saja terhadap Jiang Zemin, Zeng Qinghong, seperti kata pepatah, “menangkap maling harus menangkap rajanya dulu”, detik-detik bencana pemusnahan kelompok Jiang tidak akan lama lagi, hanya masalah waktu saja. (joni/rmat)