Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Irman Gusman mendorong IWAPI (Dewan Pengurus Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) untuk ikut andil dalam memainkan peranan lebih besar dalam dunia usaha modern seperti penggunaan internet.

“Saya melihat ilmu pengetahun maju, kalau kita manfaatkan IT akan cepat sekali akselerasi bisnis, kalau market sekitar  itu mak turis pun akan datang, kalau dimasukkan ke online,” katanya saat menerima kedatangan pengurus DPP IWAPI di ruang kerjanya di komplek Parlemen Senayan,Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Ia mengatakan kemajuan Teknologi Informatika dinilai sangat berguna untuk terus mendorong serta meningkatkan kemajuan IWAPI. Apalagi ditambah dengan perkembangan zaman pada saat ini kemajuan teknologi atau penguasaan media internet sudah menjadi faktor penting.

Menurut Irman,  keberadaan IT akan cepat sekali menyaingi pasar termasuk penggunaan IT di era usaha modern saat ini menjadi ajang usaha memiliki lahan bisnis yang tanpa batas. Bahkan tidak ada klasifikasi dalam kerja dunia usaha yang dikategorikan kecil.

Dia membandingkan dengan perkembangan sejumlah perdagangan produk kecantikan yang ikut dalam perdagangan Teknologi Informasi terkini. Faktanya, lanjut dia, produk-produk tersebut sudah seperti produk-produk kecantikan yang sudah lama berkembang. Tentunya, ujar Irman, adanya perkembangan fase zaman mengenai penggunaan IT untuk meluaskan pasar perdagangan.

Oleh karena itu, Irman berharap IWAPI akan terus mengembangkan strategi untuk turut serta memainkan peranan dalam perkembangan dunia usaha melalui IT. Terutama pada saat menggelar Munas IWAPI, diimbau untuk turut mengundang sejumlah pakar IT dalam pengembangan dunia usaha.

Sementara, Ketua Umum IWAPI Nita Yudi menyatakan turut optimis peranan dunia usaha akan mengambil tempat utama, jika mendpat dukungan penuh dari perempuan. Walaupun, lanjut dia, pada saat ini kondisi perekonomian Indonesia masih belum memuaskan.

“Bila didukung pemerintah saya yakin perempuan bisa memutar kembali roda perekonomian,” terangnya didampingi oleh sejumlah pengurus DPP IWAPI dan Dewan Kehormatan IWAPI, Dewi Motik.

Menurut Nita, berdasarkan perkembangan dunia usaha pada saat ini terdapat sebanyak 54,5 juta UKM di Indonesia. Sekian banyak usaha demikian, tambahnya, terdiri 49,9 jutanya adalah usaha mikro kecil dan 60% adalah perempuan. Oleh karena itu,  perempuan semestinya sangat berkontribusi untuk membantu perekonomian daerah seluruh Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, IWAPI turut mengundang Ketua DPD RI Irman Gusman untuk hadir dalam acara Musyawarah Nasional IWAPI pada 16 -18 September 2015. Acara yang digelar di Jakarta serta dihadiri anggota IWAPI dari 32 provinsi di Indonesia

– See more at: http://www.erabaru.net/detailpost/iwapi-didorong-terlibat-penuh-dunia-usaha-modern#sthash.lXvFlOGF.dpuf

Share

Video Popular