n tak lama setelah kesepakatan itu, para tentara separatis Ukraina yang didukung Rusia kembali mengobarkan peperangan, melanggar perjanjian gencatan senjata dan menggunakan senjata berat. Karena alasan itu maka Rusia tidak diundang untuk menghadiri KTT ini.

Sebelumnya, Amerika menyatakan akan tetap menggunakan saluran diplomatik untuk membantu menyelesaikan krisis di Ukraina, tetapi juga mempertimbangkan mengirim senjata yang mematikan kepada pemerintah Ukraina untuk memerangi tentara separatis. Menteri Pertahanan AS Robert Carter dan Ketua Gabungan Kepala Staf Dempsey juga mengatakan bahwa mereka tidak mengesampingkan pertimbangan tentang kemungkinan itu.

Namun pimpinan Uni Eropa yang dikepalai oleh Angela Merkel pada umumnya tidak setuju dengan pandangan itu. Angela Merkel mengatakan hal itu bisa menyebabkan kian memanasnya ketegangan.

Menurut pejabat Gedung Putih bahwa Obama berencana untuk bekerjasama dengan negara sekutu mengembangkan strategi guna memerangi para ekstremis ISIS yang berada di Irak dan Suriah. Rencananya, Obama akan bertemu dengan PM. Irak Haider al-Abadi pada Senin (8/6/2015) di Jerman. Dikabarkan bahwa Abadi mungkin mendesak AS untuk menyediakan peralatan perangan yang lebih banyak untuk memerangi ISIS.

Obama mengunjungi kota kecil di Jerman

Sebelum menghadiri KTT, Obama singgah sejenak ke satu desa di pegunungan Alpen yang bernama Krun. Di sana ia memuji keberhasilan dan kepemimpinan Kanselir wanita Jerman itu termasuk kepaduan dalam kerjasama antara mereka.

Setelah itu, Obama melepas jasnya dan bergabung dengan penduduk setempat untuk menikmati makanan biskuit, sosis, minuman anggur Jerman yang terkenal. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular