Komentar mengemukakan menangkap Jiang Zemin adalah keuntungan besar pada kepercayaan terhadap pasar saham. Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dengan Kekerasan Menyelamatkan Pasar Saham, Sekretaris Komisi Sentral Inspeksi Disiplin Komunis Tiongkok Wang Qishan Memukul Harimau Keuangan.

Pasar saham daratan Tiongkok setelah pihak berwenang mengirim Departemen Keamanan Publik menduduki China Securities Regulatory Commision mengambil tindakan memeriksa langkah-langkah ‘kekerasan’ short seling, akhirnya saham yang jatuh merambat naik. Pada saat yang sama ketika crash masih berlanjut, fokus pemantauan informasi ditujukan ke bank sentral, dan tiga komite China Banking Regulatory Commission (CBRC), China Securities Regulatory Commision (CSRS) serta China Insurance Regulatory Commission. Analisis menunjukkan pihak berwenang Tiongkok telah menaikkan crash saham menjadi ke masalah politik. Setelah crash pasar saham akan ada ‘harimau besar’ yang masuk ke dalam kandang.

Di tengah crash pasar saham Tiongkok baru-baru ini muncul adegan dramatis, setelah informasi yang mengungkapkan pihak Keamanan Publik komunis Tiongkok menduduki Securities Regulatory Commision “menyelidiki jejak niat kejahatan mengarah short selling” akhirnya saham Shanghai Composite Index mendatangkan momen gelombang kenaikan. Dikatakan karena Perdana Menteri Li Keqiang memimpin “kekerasan bailout” sungguh-sungguh mengambil tindakan “kekerasan” dan akhirnya “membuahkan hasil.”

Setelah Corong Partai Mencela Barulah dengan “Kekerasan” Bailout

Ketika otoritas Xi Jingping dan Li Keqiang berupaya bailout, pada 7 Juli media resmi komunis Tiongkok Xinhua News Agency tiba-tiba menerbitkan sebuah artikel “bailout tidak efektif”, masalah ini langsung memicu kepanikan di pasar. Xinhua News Agency atas nama pemerintah “mengaku gagal”, ini secara jelas berlawanan dengan bailout yang dianjurkan Xi dan Li. Analis hal tersebut merujuk pada hubungannya dengan perlawanan yang dilakukan oleh Liu Yunshan Politbiro Komite Tetap dari kelompok mantan presiden Jiang Zemin yang mengendalikan sistem propaganda. Belakangan artikel ini dengan cepat dihapus.

Pada 9 Juli 2015, setelah melalui serangkaian tindakan kebijakan moneter “Kekerasan bailout” tidak efektif, otoritas Xi dan Li mengeluarkan “metode kekerasan” yang sungguh-sungguh untuk melawan short selling. Wakil Menteri Keamanan Umum Meng Qingfeng membawa pasukan ke Securities Regulatory Commision, menemui mereka dan menyelidiki jejak “kejahatan short selling saham dan indeks saham.” Komentar dalam hal ini mengatakan tindakan ini menciptakan “keajaiban dunia”, polisi menduduki pasar saham. Namun setelah media secara resmi melaporkan secara berita ini, gema pasar saham dengan cepat melambung.

Unit lama Xi Membawa “Keamanan bailout”

Menteri Keamanan Umum Meng Qingfeng yang mambawa pasukan ke Securities Regulatory Commision adalah orang kepercayaan Xi Jinping, ia baru 13 hari menjabat sebagai Wakil Menteri Keamanan Publik. Meng Qingfeng sudah lama bekerja di sistem keamanan publik Zhejiang, era 2002-2007, Xi Jinping berkuasa di Zhejiang dan memiliki hubungan karir panjang dengan Meng Qingfeng. Laporan media sebelumnya mengatakan, sebelumnya sudah lebih dari 10 kali Xi Jinping mengunjungi Zhoushan.

Baru-baru ini, serangkaian penyelamatan bailout pihak berwajib tidak hanya tidak efektif, sebaliknya pasar saham yang terus menurun membuat kepercayaan para investor hampir runtuh. Analis percaya bahwa dalam putaran pasar saham naik dan turun tersebut, faksi Jiang Zemin yang bersembunyi di belakang mulai mencuat. Ulasan politik komentator Xie Tianqi mengatakan kelompok Jiang dengan niat jahat bailout menghancurkan pasar saham, memaksa investor mengikutinya, menghancurkan kepercayaan pasar dan mengancam otoritas Xi Jinping.

Wang Qishan memeriksa dan membersihkan “tiga komite”

Di sisi lain, pada 9 Juli 2015 malam, berita daratan melonjak. Berita online Tiongkok seperti Thepaper.cn, Sohu.com dan lain-lain dengan Headline memberitakan “Li Xiaohong: “mengutip berita dari “Journal Pemeriksaan Disiplin dan Pengawasan Tiongkok” tentang memperkuat fokus inspeksi terhadap “Tiga Komite” dan lembaga lainnya. Dalam artikel tersebut dikatakan, di dalamnya akan mencakup lembaga bank sentral “Tiga Komite”, CBRC, CSRC sebagai fokus spesifikasi pekerjaan inspeksi. Li Xiaohong adalah kroni Wang Qishan.

“Memukul Harimau” ditujukan ke sistem keuangan

Dalam kondisi ‘Crash’ pasar uangyang masih berlangsung, laporan inspeksi dengan nada tinggi dalam bailout intinya berada pada titik “Tiga Komite” Analisis menyiratkan setelah peristiwa crash market, pihak berwenang Xi Jinping akan mengepung Jiang Zhemin, rencana pengendalian kegiatan “Kantong uang” akan dipercepat. Sejak awal tahun ini, Xi Jinping, Li Keqiang, Wang Qishan tiga orang bersama-sama menargetkan “Memukul Harimau” ditujukan ke perusahaan milik negara dan sistem keuangan.

Niu Lei sumber pro kubu Xi Jinping pada 7 Juli 2015 menulis dan menganalisa. Jika pasar saham crash, tidak hanya harapan konsep kekayaan Xi dan Li mengalami jalan buntu, investor bisa karena kehilangan tabungan hingga mengurangi konsumsi, ini akan membuat ekonomi yang telah lesu menjadi lebih lamban, juga akan terjadi reaksi politik pada Xi, Li dan senior lainnya, bahkan menjadi alasan kekuatan politik lain untuk mengkritik.

Pihak Berwajib mungkin akan mempercepat menangkap Jiang Zemin

Setelah pasar saham Tiongkok Crash, media resmi Tiongkok melemparkan isu ‘teori konspirasi’ bahwa ada kekuatan asing yang sengaja melakukan short selling, hingga menyebabkan ‘penyerbuan.’

Shi Cangshan ahli Tiongkok dari Washington AS mengatakan, “Gejolak pasar saham Tiongkok adalah masalah mencari keuntungan, di antaranya peran pejabat resmi generasi kedua dan elit keuangan lainnya sangat besar.”

Menurutnya sekarang anti-korupsi yang digempur Xi Jingping persis adalah pejabat-pejabat yang meraup keuntungan besar era Jiang. Generasi kedua pejabat ini justru mengendalikan uang dalam jumlah besar, dalam menghadapi kasus yang sedang dibersihkan, mereka secara alami akan mengambil kesempatan untuk menarik pasar saham, kemudian menjual dengan uang tunai dan meninggalkannya. Dari titik ini dapat dikatakan kekuatan faksi Jiang menjadi arus gelap yang melawan Xi dan Li.

Komentator Xia Xiaoqiang mengatakan sekarang ini pasar saham daratan Tiongkok sebenarnya adalah sebuah krisis kepercayaan. Semua orang merasa pasar saham akan terus jatuh, tidak ada yang berani membeli. Untuk membangun kembali kepercayaan investor yang lesu, penangkapan terhadap Jiang Zemin dan Zeng Qinghong, mempublikasikan peran mereka dan anggota Fraksi mereka yang bermain dalam crash market ini, ini merupakan hal yang sangat positif, adalah salah satu cara yang secara mendasar untuk mengatasi krisis ini. (lim/rmat)

Share
Kategori: TIONGKOK

Video Popular