Erabaru.net. Ketika Anda kurang hati-hati sehingga kaki tersandung oleh kaki meja atau kursi, batu, benda keras lainnya.

pengobatankesemutan.com/

Anda akan tersentak dan merasakan sakit yang luar biasa, sampai-sampai keluar air mata.

Tetapi ketika Anda ingin melihat sejauh mana luka yang terjadi pada jari-jari kaki, ternyata Anda tidak menemukan sedikit pun luka maupun pendarahan.

Mengapa jari kaki kita merespon sesakit itu kepada kita ?

Situs Wired melaporkan bahwa untuk memahami alasan mengapa sakit dari jari-jari kaki akan terasa ‘amat sangat’ ketika tersandung benda yang keras.

Kita tahu bahwa rasa sakit itu merupakan reaksi  otak setelah menerima pesan dari jari-jari kaki.

Telah terjadi sesuatu pada jari kaki apakah  itu karena terbakar, tersandung batu atau kaki meja dan sebagainya.

Kepala Departemen Anatomi Universitas California, AS, juga seorang peneliti Allan Basbaum menjelaskan bahwa sakit yang dirasakan itu sebenarnya sangat komplek dan jauh dari yang dibayangkan orang.

Ia merupakan gabungan dari berbagai faktor penyebab rasa sakit sebelumnya pada fisik, psikologi, kondisi kejiwaan, pengalaman rasa sakit sebelumnya termasuk rasa sakit yang baru dialami sekarang.

Misalkan saja jari kaki seseorang terkena suatu benda keras, maka rasa sakit itu akan terjadi dalam waktu cepat tetapi juga singkat, jadi rasa ‘sakit setengah mati’ itu hanya terjadi dalam waktu yang cukup singkat.

Munculnya rasa sakit yang luar biasa itu itu sebenarnya berdampak positif, karena ia merupakan peringatan yang diberikan kepada yang bersangkutan agar segera beralih konsentrasi dari apa yang sedang ia lakukan.

Rasa sakit yang luar biasa pada tubuh orang tergantung pada di bagian mana dari tubuh yang terluka, sejauh mana kepadatan saraf di lokasi itu dan tentu saja sifat terlukanya.

Allan Basbaum mengatakan bahwa hampir saja tidak merasakan sakit meskipun pankreas atau  organ lainnya dalam tubuh manusia dipotong dengan pisau.

Tetapi otot parifer dari organ-organ itu akan mereaksikan sakit akibat terkena rangsanggan, saraf itu yang membuat orang merasakan sakit yang tak tertahankan.

Organ seperti lambung, meskipun terluka karena dipukul dengan palu misalnya, ia hanya merespon rasa sakit yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan jari kaki yang tersandung benda keras.

Hal itu karena saraf di lambung hanya sedikit, tetapi banyak jaringan lemak.

Jari kaki selain memiliki saraf yang sangat padat, diujung simpul saraf itu masih dilengkapi dengan neuron sensorik (nociceptors) yang sangat sensitif dalam mendeteksi potensi kerusakan aktual dari jaringan, sehingga ia akan mengirim sinyal ke otak melalui sumsum tulang belakang  saat kaki Anda tersandung benda keras.

Begitu otak menerima kiriman sinyal dari nociceptors, maka ia akan secepat kilat merespon dengan memancarkan rasa sakit yang ‘setengah mati’ agar yang bersangkutan melakukan reflek untuk mengamankan kakinya.

Demikian penjelasan Allan Basbaum.(Sin/Yant)

Share
Kategori: KESEHATAN

Video Popular