Dengan ditemukannya Thin Film (lapisan tipis) solar power atau lapisan tipis energi surya transparan, kelak di masa depan anda bisa mengakses internet sambil mengisi baterai ponsel di area yang disinari matahari. (fotolia)

Coba bayangkan sejenak, jika di masa depan bisa mengakses internet sambil mengisi baterai ponsel di bawah sinar matahari, bukankah sangat praktis ?

Selama ini, orang-orang menganggap bahwa energi surya adalah masa depan umat manusia, namun, karena dibatasi oleh teknologi saat ini, pembangkit listrik tenaga surya membutuhkan area yang luas, sehingga sulit disebarluaskan mengingat cost-nya (biaya) yang tinggi. Oleh karena itu, sejumlah besar lembaga penelitian dan perusahaan mengarahkan pengembangannya pada panel energi surya transparan yang dapat digunakan di atas bangunan, dan “Ubiquitous Energy”merupakan salah satu di antaranya.

Thin film solar power transparan yang dikembangkan “Ubiquitous Energy” dapat menghasilkan listrik dengan menyerap inframerah dan sinar ultraviolet di dalam gelap pada sinar matahari, yang digunakan di permukaan kaca atau plastik tanpa mempengaruhi efek visual.

Saat ini, energy conversion efficiency (efisiensi konversi energi) dari prototype-nya telah mencapai 2 dan 70% transparansi, namun masih perlu dikembangkan lebih lanjut, untuk meningkatkan efisiensi pembangkit listrik, agar teknologi ini memiliki efeketivitas biaya yang lebih tinggi. Tujuan mereka agar semua kaca dapat berubah menjadi panel surya, layar pada ponsel juga dapat digunakan untuk mengisi baterai. Jika teknologi ini digunakan dalam pembuatan jendela kaca, maka bangunan untuk tempat tinggal dan gedung pencakar langit dapat menembus keterbatasan ruang untuk pemasangan panel surya saat ini.

Miles Barr (29), adalah salah satu pendiri “Ubiquitous Energy”, pada 2014 lalu, ia dimasukkan dalam daftar nama sebagai inovator muda berbakat (35 Innovators Under 35) oleh MIT Technology Review dan pengusaha muda “30 under 30” oleh majalah Forbes.

 

Selain itu, “Ubiquitous Energy” juga mendapatkan bantuan dana tahap ke-dua dalam bidang penelitian dan pengembangan inovasi UKM dari US National Science Foundation, NSF  (agensi pemerintahan Amerika Serikat yang menyokong pendidikan dan penelitian fundamental di semua bidang ilmu non-medis, yaitu sains dan teknik).

 

Share
Kategori: TEKNOLOGI

Video Popular