Oleh: Yang Yifan

Ledakan dan kebakaran pabrik kembali terjadi di Tiongkok. Pada 22 Agustus malam, sebuah pabrik kimia yang terletak di kota Zibo, Shandong yang berjarak kurang 1 km dari perumahan penduduk telah meledak dan terbakar. Kobaran apinya besar dan membumbung tinggi di angkasa.

Menurut laporan pihak berwenang bahwa 9 orang terluka dalam insiden itu. Kasus ledakan dan kebakaran pabrik akhir-akhir ini sering terjadi di Tiongkok membuat masyarakat dalam dan luar negeri bertanya-tanya, apa yang sedang terjadi di Tiongkok ?

Menurut ‘Qilu Evening News’ bahwa ledakan dan kebakaran terjadi di pabrik kimia Runxing Chemical pada Sabtu (22/8/2015) malam sekitar pukul 8:40 waktu setempat. Ledakan sampai menyebabkan gempa dengan tingkat berbeda yang dapat dirasakan oleh penduduk dalam radius 5 km.

Menurut seorang warga kampung sekitar lokasi pabrik bahwa sekitar pukul 21 itu ia melihat dari halaman depan rumahnya api besar bergulung-gulung mengangkasa dari tempat pabrik kimia itu, tak lama kemudian terdengar 2 kali suara ledakan yang cukup besar. Warga lain menambahkan bahwa pabrik itu baru tidak lama mulai berproduksi.

Laporan menyebutkan, getaran dari ledakan pabrik yang berjarak kurang dari 1 km itu sampai memecahkan kaca banyak rumah penduduk sekitar.

Laporan juga menyebutkan bahwa pabrik kimia tersebut, perusahaan Runxing Chemical Co, Ltd. selain menyediakan tempat buat penelitian juga memproduksi dan menjual bahan kimia berteknologi tinggi ke berbagai industri. Memiliki kapasitas produksi untuk HDI sebesar 100.000 ton dan adiponitril sebesar 300.000 ton setahun.

Baru tak lama terjadi ledakan dan kebakaran gudang penyimpanan bahan-bahan berbahaya perusahaan logistik internasional di Binhai, Tianjin. Kemudian gudang penyimpanan karet dan kayu yang berjarak hanya sekian puluh meter dari SPBU di Qingdao. Sekarang ledakan dan kebakaran di perusahaan Runxing Chemical. Apa yang sedang terjadi di Tiongkok? Adakah hubungannya dengan konflik di kalangan atas PKT? (Sinatra/rmat)

Share

Video Popular