Harga saham dunia pada Senin (24/8/2015) rata-rata turun tajam terpengaruh anjloknya harga saham di bursa Tiongkok.

Indeks komposit Shanghai pada hari Senin siang mengalami penurunan sampai menembus 8 % setelah dibuka lebih rendah. Di penutupan sesi pertama saja, indeks sudah minus 7 %. Di penutupan sesi kedua pukul 15:00 indeks Bursa Saham Shanghai anjlok sebesar 8.48 %. Terpengaruh oleh itu, saham-saham yang diperdagangkan di ketiga bursa saham besar Asia yaitu Hongkong, Taiwan dan Tokyo pada Senin itu juga turun tajam.

Bursa Saham Taiwan hari ini ditutup menurun 376.58 poin (minus 4.83 %). Indeks juga menurun sebesar 583.85 poin (minus 7.5 %). Bursa Tokyo juga turun sebesar 4.61 %

Indeks Financial Times Inggris ditutup di 5898.87 pada akhir hari, menurun 4.6 %. Bursa saham di Prancis dan Jerman turun masing-masing 5.5 % dan 4.96 %. Jatuhnya harga saham pada Senin itu menyebabkan indeks Financial Times kehilangan nilai saham sampai GBP. 73.75 miliar.

Indeks Nasdaq juga turun 8 % pada perdagangan awal yang kemudian bisa naik kembali sehingga penurunannya hanya 3.82 %. Para analis ekonomi mengatakan bahwa kebanyakan orang sekarang khawatir terhadap prospek ekonomi negara komunis itu.

Hal yang orang-orang ingin ketahui sekarang adalah langkah apa yang akan diambil pemerintah Tiongkok untuk menunjang dan memberikan kepercayaan kepada pasar setelah terjadinya ‘Black Monday’. (Secretchina/sinatra/rmat)

 

Share

Video Popular