Mengonsumsi lebih banyak sayuran segar adalah pilihan paling sederhana untuk meningkatkan kebugaran tubuh secara menyeluruh. Asupan yang kaya sayuran dapat melindungi tubuh dari penyakit radang sendi, jantung, stroke, pikun (demensia), kanker dan bahkan dapat memperlambat proses penuaan.

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa orang yang mengonsumsi tujuh porsi atau lebih sayuran dan buah setiap hari, memiliki risiko meninggal akibat penyakit sebesar 42 persen lebih rendah, jika dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi sayuran kurang dari satu porsi –pengaruh sayuran paling besar.

Mengonsumsi beragam sayuran segar selalu akan menjadi harapan, namun ada beberapa cara yang dapat meningkatkan nilai nutrisinya lebih besar lagi.

1. Fermentasi

Fermentasi merupakan salah satu cara terbaik untuk mengubah nutrisi sayuran biasa menjadi makanan super. Proses budidaya mikroba yang menguntungkan, ekstrim penting bagi kesehatan Anda, karena dapat membantu menyeimbangkan flora dalam usus, dengan begitu dapat meningkatkan kekebalan tubuh secara menyeluruh.

Sayuran yang difermentasi, baik menggunakan starter culture (probiotik untuk fermentasi sayuran) atau hanya menumbuhkan enzim secara alami, dan bakteri menguntungkan dalam sayuran, untuk melakukan pekerjaan tersebut. Ini disebut “fermentasi liar”. Starter culture, karena menumbuhkan spesies berbeda dalam jumlah lebih besar dan budidaya tersebut dapat dioptimalkan dengan spesies yang menghasilkan vitamin K2 kadar tinggi.

2. Jus

Jus adalah cara mudah untuk mengonsumsi sayuran lebih banyak dan beragam, serta memberikan semua nutrisi sayuran yang penting dalam bentuk yang mudah diasimilasikan. Hampir setiap instansi kesehatan menganjurkan agar kita mendapatkan enam sampai delapan porsi sayuran dan buah per hari, tetapi sangat sedikit dari kita benar-benar menerapkannya.

Jus adalah cara mudah untuk mencapai kuota sayur harian tersebut. Jus mentah dapat disamakan dengan “kaldu hidup”, karena padat dengan mikronutrien dan bakteri baik yang banyak dibutuhkan tubuh.

Ketika minum jus sayuran segar, hampir mirip seperti menerima infus intravena vitamin, mineral, dan enzim, karena langsung masuk ke sistem tubuh tanpa perlu dipecah. Minum jus pertama di pagi hari dapat memberikan dorongan energi alami tanpa menggunakan stimulan seperti kopi. Karena jus mudah dicerna, dan dapat membantu merevitalisasi tingkat energi Anda dalam waktu 20 menit. Jus juga merupakan cara yang sangat baik untuk mengonsumsi sayuran jika Anda memiliki masalah dengan makanan berserat.

3. Kecambah

Kecambah adalah pelengkap sempurna untuk jus maupun masakan. Kecambah adalah makanan super yang banyak diabaikan orang, karena mereka menyediakan sumber konsentrasi gizi yang berbeda dari sayuran biasanya. Kecambah mengandung beberapa protein berkualitas tinggi dan dapat mencapai hingga 30 kali kandungan gizi sayuran organik. Mereka juga mudah tumbuh dengan membutuhkan sedikit ruang dan waktu.

Beberapa kecambah yang paling umum termasuk alfalfa, kacang hijau, wheatgrass, kacang polong, brokoli, lentil, biji bunga matahari dan selada air. Anda bahkan dapat mengonsumsi kecambah dari bawang putih! Kecambah memiliki manfaat yang menguntungkan dalam mendukung regenerasi sel.

Sumber yang kaya anti oksidan, mineral, vitamin, dan enzim yang melindungi dari pengrusakan radikal bebas.

Efek alkalinisasi pada tubuh, diduga dapat melindungi dari penyakit, termasuk kanker (seperti banyak jenis tumor yang bersifat asam).

Oksigen yang berlimpah dalam kecambah juga dapat membantu melindungi dari pertumbuhan sel yang abnormal, virus, dan bakteri, yang tidak dapat bertahan hidup di lingkungan kaya oksigen.(Ajg/Yant)

Share

Video Popular