Setiap hari, kita mengonsumsi segala jenis makanan dan minuman. Baik itu makanan organik / buatan sendiri, makanan olahan pabrik sampai makanan cepat saji. Namun, apakah Anda memerhatikan nilai gizi dan nutrisi dari makanan, yang sebenarnya diperlukan oleh tubuh Anda?

Terkadang, bagi sebagian orang dalam mengonsumsi makanan, hanya sebagai pelarian ingin melampiaskan emosi juga karena dirinya stres. Ini dikenal dengan istilah “ makanan emosi “, sehingga sulit bagi kita untuk membedakan makanan apa saja yang kita butuhkan secara fisik, secara emosional dan spiritual. Hal ini tentunya membutuhkan kesadaran dari diri sendiri untuk menaruh perhatian pada pilihan makanan yang sehat.

Apakah Anda berniat untuk merubah kebiasaan dan berhenti untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat ?

Berikut ini ada tips menarik untuk merubah kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat yang di kutip dari mindbodygreen.com .

1. Mencari sebab alasan makan

Anda dapat bertanya pada diri sendiri, apa alasan sebenarnya dari keinginan makan yang Anda rasakan. Apakah alami karena rasa lapar atau pelarian dari emosi dan stres yang Anda Alami ? Hal ini bermanfaat bagi Anda untuk meningkatkan kesadaran serta dapat mengenali sumber masalah dari kegiatan makan Anda.

Bila mengalami stres, Anda dapat berjalan – jalan disekitar rumah Anda, bersantai saat mandi, mendengarkan musik yang menenangkan, minum segelas teh atau ambil nafas yang dalam selama beberapa menit

Jika Anda bosan, juga dapat membaca buku favorit Anda atau melakukan kegiatan yang baru. Dengan cara ini, Anda dapat memenuhi kebutuhan emosional Anda, bukan pada makanan.

2. Belajar untuk menunda makan

Walaupun terdengar mustahil, namun cara ini memang dapat berhasil. Sebagai contoh, ketika timbul keinginan untuk makan sebuah donat atau sekantong keripik, Anda dapat berlatih untuk menunda keinginan makan ini dan menggantinya dengan melakukan kegiatan yang lain selama beberapa menit.

Setelah itu, Anda amati bagaimana perasaan Anda selama waktu tunda tersebut. Apakah benar Anda ingin makan atau karena perasaan emosi saja.

Sering kali karena kita sibuk dengan kegiatan yang di lakukan, sehingga melupakan keinginan untuk makan pada urutan pertama.

3. Membuat catatan makanan

Ini adalah cara bagus untuk memerhatikan pilihan makanan yang sehat. Anda dapat membuat catatan makanan pada buku harian, jurnal, aplikasi telepon atau bahkan surat untuk diri sendiri.

Hal ini bermanfaat bagi Anda untuk menyadari bagian paling penting dari kegiatan makan Anda serta menemukan sumber alasan kekosongan secara emosional, juga spiritual dari Anda. Anda juga dapat bertanya pada diri sendiri, Anda makan karena lapar atau karena emosi? Jika karena lapar, maka solusi yang baik adalah makan. Jika bukan karena lapar, Anda harus mencoba untuk mencari tahu sumber masalah yang ada. Dengan cara ini, Anda dapat memilih cara untuk memenuhi kebutuhan dan membantu menjaga kesehatan tubuh Anda. ( Anai/Yant)

Share

Video Popular