Studi dari UC Davis menunjukkan bahwa meditasi dapat merangsang aktivitas telomerase, yang menjaga kromosom Anda awet muda, dan ini terkait dengan harapan hidup yang lebih panjang.

Meditasi adalah salah satu latihan yang paling bermanfaat untuk dilakukan, dan hampir semua orang tahu mereka harus meluangkan waktu untuk itu. Meditasi memiliki efek luar biasa dalam menenangkan tubuh dan pikiran, serta mengurangi stres, menjadikan kondisi jiwa yang lebih damai dan mawas diri.

Sayangnya, kebanyakan orang terhanyut dalam karut-marut kehidupan, hal-hal yang lebih mendesak muncul dalam pikiran dan niatan bermeditasi untuk menenangkan jiwa hilang entah kemana. Namun, mengesampingkan waktu untuk bermeditasi, sungguh sebuah kerugian yang nyata bagi kesehatan Anda. Jika Anda termasuk orang yang tidak pernah bisa meluangkan waktu, penjelasan empat manfaat kesehatan dari bermeditasi berikut ini, bisa dijadikan sebagai sarana pendorong semangat Anda untuk memasuki alur meditasi tanpa menundanya lebih lanjut, karena kesehatan Anda tergantung pada hal itu!

1. Secara kimia, meditasi meningkatkan kebahagiaan, mengendalikan kecemasan dan rasa nyeri

Meditasi dapat mendorong pelepasan endorfin yang meningkatkan suasana hati ke dalam aliran darah, yang pada gilirannya akan meningkatkan perasaan damai. Perasaan baik yang diinduksi secara biokimia, meluas ke daerah lain dari kehidupan emosional Anda, membantu pelaku meditasi yang rutin menjadi lebih tenang, lebih berempati, tidak mudah marah dan kecil kemungkinannya untuk memusingkan hal-hal kecil.

Menurut Journal of Neuroscience, meditasi juga bisa melepaskan zat kimia penghilang rasa sakit yang kuat ke otak. Bagi warga perkotaan, latihan meditasi dapat menjadi cara yang sangat membantu dalam memerangi stres atau kecemasan, memungkinkan mereka merasakan ketenangan di tengah-tengah kebisingan suasana kota, atau tempat di mana mereka bisa menemukan diri mereka.

2. Meditasi menurunkan tekanan darah, stroke dan risiko penyakit jantung

Berkenaan dengan pengaruh meditasi terhadap kesehatan, semuanya adalah baik, terutama untuk menurunkan tekanan darah, risiko stroke dan penyakit jantung. Bahkan pendapat ultra-konservatif dari Asosiasi Medis Amerika sangat mendukung meditasi, setelah baru-baru ini mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa meditasi transendental (TM) dapat dianggap sebagai pendekatan alternatif untuk menurunkan tekanan darah baik sistolik dan diastolik pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Ketika tekanan darah turun, risiko stroke dan serangan jantung juga ikut menyesuaikan.

3. Meditasi memperlambat penuaan otak dan menjaga kromosom tetap muda

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah studi menunjukkan bahwa meditasi dapat membantu memperlambat penuaan di tempat yang paling kita takutkan: otak. Sebuah studi baru oleh para peneliti UCLA menyimpulkan, “Meditasi hadir untuk membantu melestarikan materi abu-abu otak, jaringan yang berisi neuron”. Yang berarti, materi abu-abu lebih bisa dipertahankan dengan bantuan latihan meditasi, dengan berkurangnya masalah neurologis, seharusnya Anda segera melakukannya. Ia akan menginspirasi bahkan di waktu yang paling ketat sekalipun agar kita meluangkan waktu berlatih dan mendalaminya lebih dekat. Masih ragu? Coba pertimbangkan hal ini: studi lain dari UC Davis menunjukkan bahwa meditasi dapat merangsang aktivitas telomerase, yang menjaga kromosom Anda awet muda, dan ini terkait dengan harapan hidup yang lebih panjang.

4. Meditasi membantu tidur lebih berkualitas

Pikiran yang berpacu dan tubuh yang didera dengan ketegangan, tidak akan bisa hanyut ke alam mimpi tanpa melalui perjuangan gigih. Jangan melawan, jangan mengobati, bermeditasilah sebagai gantinya. Melakukan meditasi akan menenangkan pikiran, merilekskan tubuh dan mempersiapkan Anda untuk beristirahat. Dalam keadaan ditenangkan ini, akan jauh lebih mudah untuk tertidur. Studi menunjukkan bahwa setelah tidur sedang berjalan, para meditator bisa meningkatkan pola tidur gelombang lambat, yang berarti tidur yang lebih berkualitas dan mengurangi insomnia. Disaat malam hari, ketika sulit tidur, cobalah untuk bermeditasi sambil berbaring untuk membantu Anda tertidur. Bahkan jika Anda tidak segera tidur sekalipun, Anda akan memberikan tubuh beberapa manfaat restoratif otak dan tubuh dari bermeditasi, sehingga layak dilakukan.

Perlu dorongan selama menjalani rutinitas sehari-hari? Meditasi dapat membantu juga, karena ada bukti bahwa meditasi mungkin lebih baik daripada tidur siang. Ketika peneliti membandingkan kesigapan siswa yang diminta untuk tidur, menonton televisi atau bermeditasi, tebak siapa yang keluar sebagai jawara di atas? Ya, para meditator, yang mencetak nilai 10% lebih tinggi pada skala kewaspadaan dibandingkan dengan non-meditator. (Ajg/Yant)

Share

Video Popular