Ketika masih kecil, saya ingat pernah membaca tentang Benjamin Bathurst, David Lang, dan Oliver Larch. Ketiganya memiliki cerita aneh tentang menghilang yang tak dapat dijelaskan. Tidak ada laporan tentang UFO yang membawa mereka pergi, tidak ada portal ke dimensi lain, dan tidak ada intrik pembunuhan. Mereka hanya berada di sana pada satu saat, dan lenyap dalam sekejap. Saya baru-baru ini meninjau kembali cerita ini dengan pandangan skeptis untuk melihat apa yang bisa saya telusuri di baliknya.

Pada malam 25 November 1809, dunia saat itu sedang berperang dengan Napoleon Bonaparte dan aliansi tengah dibentuk di seluruh Eropa untuk melawannya. Wina telah jatuh, dan diplomat Inggris di wilayah itu, Benjamin Bathurst, sedang dalam perjalanan ke utara ke Hamburg, Jerman, untuk kembali ke Inggris.

Tidak jauh dari Berlin, di Kota Perleberg, Bathurst berhenti di malam hari dengan nama samaran bersama seorang asisten untuk mengambil kuda yang masih segar dan untuk makan malam. Saat itu hampir pukul 21.00 ketika kuda-kuda tengah dipersiapkan. Bathurst ingin menuju ke Berlin secepatnya, sehingga ia meninggalkan sang asisten dan pergi ke luar untuk menunggu di kereta. Dan itu adalah saat terakhir Benjamin Bathurst “terlihat”.

Beberapa saat kemudian, asistennya meninggalkan penginapan dan menemukan kereta telah kosong. Tidak ada tanda-tanda Bathurst dapat ditemukan, dan salah satu cerita paling aneh dalam sejarah tentang manusia yang menghilang telah lahir.

Berita ini sampai ke Inggris beberapa minggu kemudian ketika sang asisten tiba di London. Istri Bathurst pergi ke Jerman dan berkoordinasi dengan polisi untuk menyelidiki masalah ini. Mereka menyisir di sepanjang Sungai Stepnitz namun hasilnya tetap nihil.

Desa di sekitar situ beberapa kali dilakukan pencarian secara mendalam, namun hanya terdapat sebuah mantel yang dilaporkan milik Bathurst yang ditemukan di kakus, dan sepasang celana pantaloon yang diduga miliknya ditemukan agak jauh di hutan. Bahkan setelah pencarian yang lengkap dengan anjing pelacak di seluruh wilayah, tetap tidak ada jejak lain yang ditemukan.

Berpikir bahwa terdapat campur tangan dari agen Perancis, Nyonya Bathurst melakukan pencariannya ke Napoleon. Entah bagaimana ia memperoleh akses ke sang kaisar, dan bertanya tentang apa yang terjadi dengan suaminya. Dengan terkejut, Napoleon mengatakan bahwa ia tidak mengetahuinya, dan menawarkan bantuannya dalam pencarian.

Jejak-jejak Bathurst tidak pernah ditemukan. Meskipun tidak ada bukti, sangat mungkin Bathurst hanya mengalami pembunuhan, tanpa ada fenomena pergeseran dimensi atau penculikan alien, karena tidak ada pernyataan tentang hal-hal aneh semacam itu dari mereka yang terlibat dalam cerita.

Kisah lain yang terkenal adalah tentang David Lang dari Tennessee, AS, seorang petani yang lenyap di udara dalam pandangan mata keluarganya ketika sedang berjalan di ladangnya. Kita tidak perlu menceritakan kisah yang sangat terkenal itu secara rinci di sini, tetapi itu tetap merupakan salah satu contoh terbesar dari hilangnya manusia yang dijelaskan dalam sejarah paranormal. Masalahnya, hal itu bisa saja sepenuhnya merupakan cerita karangan. Hal itu pertama kali muncul dalam sebuah artikel di majalah Fate. Tidak ada bukti tentang eksisnya David Lang atau keluarganya, dan catatan pada waktu itu tidak mengatakan apa-apa.

Selanjutnya, cerita yang sama dari Oliver Larch, yang kemungkinan merupakan pengulangan dari legenda David Lang.

Jadi, letak masalah dari menghilang ini lebih sering dibuat-buat daripada benar-benar ada, dan penjelasan yang biasa lebih sering diabaikan. Kasus yang lebih terkenal tampaknya tidak pernah terjadi, dan yang historis tampaknya memiliki penjelasan rasional. Ini bukan untuk mengatakan bahwa orang yang menghilang tanpa jejak tidak pernah eksis, namun kasus-kasus itu diajukan sebagai contoh utama yang tampaknya bernada miring bagi kaum skeptis.

Berikut respon pembaca yang menarik untuk artikel ini, yang diposting di Paranormala.com:

Cyndy L. menulis: “Saya langsung tertarik dengan artikel ini karena pengalaman yang saya miliki pada awal tahun 1980 di Seattle, Washington.”

“Saya sedang mengemudi ke arah timur. Kemudian ada seorang pria tinggi berambut panjang acakacakan, mengenakan celana jins selutut, dan mantel gelap. Dia tibatiba menghilang di depan mata saya. Wush! Saya terus menatapnya. Dia tadinya ada di sana, lantas lenyap. Saya menepikan mobil karena ini cukup mengejutkan. Mobil saya berjarak tidak lebih dari 20 kaki darinya. Saya tidak mengharapkan orang untuk memercayai saya dan terus terang saya tidak peduli. Itu benar-benar terjadi, saya tahu pasti karena hal itu terjadi di depan mata kepala saya sendiri.” (Osc/Yant)

Share

Video Popular