Seekor srigala masuk ke dalam benteng, dalam beberapa hari dia hampir memakan habis semua ayam di dalam benteng. Srigala sengaja menyisakan beberapa ekor untuk dibawanya, dan dia ingin mencari mangsa yang lain. Ketika dia berjalan sampai di tepi danau, srigala licik ini melihat di danau banyak ikan, di dalam hatinya timbul rasa tamak ingin menjebak ikan-ikan di danau.

Dia melihat ikan-ikan dengan gembira berenang, muncul dan tenggelam ke dasar danau, lalu srigala mulai bernyanyi, “Ikan-ikan yang cantik, berekor putih berbibir merah. Saya ada sebuah rahasia yang akan disampaikan kepada kalian.” Ikan-ikan yang mendengar nyanyiannya di dalam hati berpikir, ”Kami tidak ingin mendengar, simpanlah rahasiamu itu.”

Srigala melihat ikan-ikan tidak peduli kepadanya mengganti taktik rayuannya, “Ikan-ikan yang cantik, kenapa kalian bersembunyi didalam air?” Kebanyakan ikan-ikan tersebut tidak peduli kepada rayuannya, hanya dari arah jauh memandang srigala. Tetapi ada beberapa ekor ikan kecil mulai terkena rayuan srigala, perlahan-lahan mendekati srigala, ingin mengetahui rahasia apa yang ingin disampaikan srigala. Srigala melihat umpannya mulai termakan oleh ikan-ikan kecil sengaja mengatakan kepada mereka, betapa bagusnya hidup di darat, dapat bermain sebebas-bebasnya. Ikan-ikan kecil mulai berenang mendekatinya, tetapi masih dalam keadaan bimbang, tidak berani segera melompat ke darat. Srigala dengan suara lembut merayu mereka, “Sini, adik-adik ikan, jangan takut.” Ikan-ikan kecil berkata, “Kami takut ayam dan engkau.. srigala!”

“Jangan takut.” Srigala dengan suara lembut membujuk mereka.

“Kalian bersama dengan saya akan mendapatkan manfaat paling besar, kalian akan aman bersama saya, mengenai ayam tersebut kalian jangan takut saya akan menghukum mereka.” Setelah berkata demikian srigala mencabuti bulu-bulu ayam tersebut dengan hidup-hidup mencabik mereka, melahap daging mereka, hanya menyisakan tulang lalu dilempar ke danau menjadi santapan para ikan. Dan berkata “Kalian lihat kalian bersama saya maka saya akan mencarikan makanan untuk kalian. Kalian tidak akan kelaparan.”

Ikan-ikan kecil yang percaya kepadanya mulai melompat ke darat. Karena srigala sudah kekenyangan tidak tertarik kepada ikan-ikan kecil yang naik ke darat, lalu dia membuat sebuah lobang mengisi air, melempar beberapa potong tulang ayam dan berbalik berkata kepada ikan-ikan di danau. “kalian lihat saya raja srigala, saya telah menyelesaikan masalah makan untuk ikan-ikan yang naik ke darat.”

Mulai saat itu setiap hari ada ikan-ikan yang tertipu olehnya, terkadang karena sudah tidak ada tulang ayam lagi, maka dia akan menyantap ikan dan memberikan tulang ikan untuk menipu mereka. Memutar balik fakta, berbohong kepada ikan kemudian dengan kejam membunuh para ikan, tetapi semakin lama semakin banyak ikan-ikan yang naik ke darat, untuk mencari “kehidupan baru”. Ada juga ikan-ikan yang telah kena suap oleh srigala, berkomplotan dengan srigala menyebarkan desas-desus palsu. Tetapi kebanyakan ikan-ikan tersebut begitu naik ke darat telah dimangsa oleh srigala.

Ada kelompok ikan yang tidak tahan melihat perbuatan srigala, selalu menghimbau sanak keluarganya, “Jangan pergi ke lubang kecil yang diciptakan srigala, kita mempunyai makanan kita sendiri, secara alamiah kita makan rumput, tidur di lumpur, hidup di air, sifat alamiah kita adalah baik, jangan kita kehilangan akal sehat dan sifat baik kita. Contoh terbaik adalah ikan-ikan yang tertipu tersebut, mereka menerima balasan karena percaya kepada srigala, bahkan banyak yang mati di mangsa srigala.

Karena himbauan tiada hentinya dari ikan-ikan di dalam danau, akhir ikan-ikan sadar tidak ingin ditipu oleh srigala lagi, dan tidak ada ikan-ikan yang melompat ke darat sehingga srigala tidak mempunyai makanan, karena kelaparan srigala mencoba melompat ke dalam danau untuk menangkap ikan, tetapi karena srigala tidak bisa berenang akhirnya mati tenggelam.(Djy)

Share

Video Popular