Uji klinis membuktikan bahwa gula yang ditambahkan dalam makanan meningkatkan risiko diabetes dan serangan jantung, sementara gula dalam buah-buahan tidak. Orang yang makan banyak buah-buahan dan sayuran mengurangi risiko serangan jantung dan meninggal dini. Laporan sebelumnya dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa risiko serangan jantung berkurang tujuh persen untuk setiap porsi buah harian. Studi lain menunjukkan bahwa makan banyak buah-buahan dan sayuran dikaitkan dengan penurunan 46 persen diabetes pada wanita.

Gula dalam buah jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menyebabkan kenaikan gula darah daripada gula yang ditambahkan dalam minuman atau makanan.

Buah-buahan mengandung serat larut dan tidak larut yang mengikat gula dalam usus Anda, menunda penyerapan dan mencegah kenaikan kadar gula darah.

Buah membantu mengendalikan berat badan dengan membuat mereka merasa kenyang sehingga makan lebih sedikit.

Satu apel mengandung 23 gram gula daripada minum sebotol cola 16-ons yang memiliki 52 gram gula.

Gula dalam buah-buahan dikombinasi dengan antioksidan membantu untuk memblokir peradangan yang merusak sel.

Buah menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar gula darah juga mengurangi stres oksidatif pada penderita diabetes. Sebaliknya, gula yang terkandug dalam makanan dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi.(Yant)

Share

Video Popular