Kejamnya Ibu tiri, sudah lazim menjadi istilah dan konsep lama bagi kita semua. Hal ini mungkin ada banyak pengalaman buruk yang dialami oleh sebagian orang, sehingga menjadi trauma. Namun, kenyataannya seorang Ibu tiri tidaklah begitu menakutkan seperti yang digambarkan banyak orang. Karena, ada sebagian wanita yang tulus hatinya dan dapat menjadi seorang Ibu tiri yang baik bagi anak tirinya.

Menjadi seorang ibu tiri pasti memiliki banyak kesulitannya. Ditambah lagi dengan adanya reputasi yang tidak baik ini, menambah kesulitan cara dalam upaya membina hubungan yang harmonis didalamnya.

Berikut cara bagaimana untuk bisa menjadi orangtua tiri yang baik, sehing jauh dari kesan yang selama ini sudah tersebar dalam masyarakat.

Menerima semua perbedaan, bukan menghindarinya

Membentuk sebuah keluarga yang harmonis tidaklah mudah, apalagi dengan anak bawaan dari pasangan Anda. Tentu, keluarga yang berbeda memiliki cara / kebiasan keluarga yang berbeda. Namun, dengan perbedaan tersebut jangan sampai menjadi penghalang. Dengan hati yang tulus, kesabaran juga usaha yang keras, keluarga harmonis dan bahagia yang Anda harapkan tidak akan sulit Anda gapai.

Hal ini karena tidak ada seorangpun yang dapat memberikan solusi terbaik, jika hati Anda sendiri tidak ingin berusaha untuk meraihnya.

Walaupun awalnya mungkin tidak semudah yang kita bayangkan. Namun seiring waktu Anda belajar, juga dapat menemukan cara untuk membuat aturan-aturan baru, yang dapat bermanfaat untuk semua angggota keluarga.

Memahami pengaruh perceraian secara mendalam bagi anggota keluarga

Perceraian memberi pengaruh buruk pada orangtua maupun anak-anak . Terkadang, hal inilah yang menjadi konflik dan penderitaan yang berkepanjangan bahkan bertahun- tahun lamanya. Seringkali, ada rasa bersalah dari kedua orangtuanya, karena ketidakmampuan mereka yang tidak dapat membuat hubungan yang harmomis. Dan perasaan tidak nyaman ini secara tidak sadar, juga dibicarakan pada anak-anaknya.

Kadang karena orang tua yang seharian sibuk bekerja, sehingga memiliki waktu yang singkat untuk berkumpul dengan anak-anaknya, akan berpikir untuk mencoba memanjakan anak – anaknya dengan cara lain saja.

Padahal, kebutuhan dari anak–anak secara nyata, bukan hanya sebatas pada kebutuhan materi saja, namun kebutuhan terpenting adalah kasih sayang, perhatian juga komunikasi yang harmonis dari kedua orangtuanya.

Mengisi hari–hari Anda dengan baik

Perlu diingat, bahwa Anda menikah dengan orang yang Anda cintai termasuk harus juga mencintai anak darinya. Hal ini penting, untuk mengurangi kecemburuan yang pasti akan muncul dalam usaha keras Anda menjadi orangtua tiri yang baik.

Anda hendaknya dapat bersikap adil serta menyeimbangkan antara kebutuhan cinta And dengan kebutuhan cinta dari anak – anak tiri Anda. Karena, anak tiri Anda juga butuh perhatian dan kasih sayang dari Anda berdua selaku orangtuanya, dan Anda juga harus dapat melupakan perasaan terganggu akan keberadaan anak tiri Anda.

Belajar untuk menerima segala ketidaknyamanan yang ada dan menjalankan komitmen Anda sendiri. Dengan hati yang tulus dan bersabar, sehingga nantinya tanpa Anda sadari, dengan sendirinya mereka akan berbalik mencintai Anda juga.

Ingat bahwa Anda bukan “orangtua yang utama”

Mencoba dan mencari tahu bagaimana menjadi orangtua tiri yang baik dan mendukung anak-anak tiri Anda adalah langkah yang baik, tanpa Anda harus benar – benar berusaha untuk menjadi tua kandung bagi mereka.

Hal ini penting, untuk meredakan ketegangan dan konflik yang akan muncul, sehingga akhirnya anak tiri Anda juga dapat merasa nyaman berada dekat Anda dan leluasa berkomunkasi dengan Anda.

Perlu diingat, pentinganya saling berbicara dengan suami Anda, sehingga dapat bersama menemukan solusi yang terbaik untuk membina keluarga yang harmonis dan bahagia.

Jangan menjadi musuh yang tersembunyi

Akan ada pertanyaan bathin Anda ketika menjadi orangtua tiri karena suatu saat, Anda mungkin harus berinteraksi secara teratur dengan mantan pasangan Anda, khusunya berkaitan dengan masalah mengasuh anak mereka.

Jika pasangan Anda tidak mempunyai anak, mungkin hal ini tidak akan dapat menjadi beban pikiran Anda. Namun, bagaimanapun juga, Anda tidak dapat lari dari fakta, bahwa mantan pasangan adalah Ibu dari anak tiri Anda.

Hal yang dapat Anda lakukan adalah menghormati hubungan mereka sebanyak yang Anda bisa lakukan juga mencoba untuk menghilangkan perasaan persaingan dan kecemburuan, tidak peduli seberapa biasa mereka berinteraksi (dan percayalah, bahwa perasaan ini adalah normal adanya).

Anda dapat belajar untuk menerima mantan pasangan Anda sebagai teman atau mitra dalam mengasuh anak tiri Anda, sehingga dapat merubah posisi Anda yang sulit. Dengan demikian, Anda dapat menetralkan setiap perasaan yang tidak baik dari Anda sendiri .

Tenangkan suara hati yang bergejolak

Mungkin mantan pasangan Anda akan selalu memberikan kritikan tentang cara pengasuhan yang baik terhadap anak- anaknya, yang jauh berbeda dari cara yang biasanya Anda lakukan. Namun, situasi ini dapat menjadi tegang dan kritis sehingga mungkin dapat mengakibatkan perselisihan yang berkepanjangan.

Walaupun, terkadang Anda juga ingin menunjukkan semua hal yang Anda lakukan dengan cara Anda adalah benar, namun pada dasarnya mungkin tidak benar secara keseluruhan. Jadi, sebaiknya Anda dapat belajar untuk bersikap tenang dan bersabar ketika mendapat kritikan dari mantan pasangan Anda, yang mungkin baik dan bermanfaat dalam mengasuh anak-anaknya.

Perlu diingat bahwa anak tiri Anda tidak memilih Anda

Hal ini sulit untuk diterima, tapi adalah suatu kebenaran. Hanya karena pasangan Anda mengasihi Anda dan ingin membina rumah tangga dengan Anda, bukan berarti anak dari pasangan Anda, juga ingin hidup bersama dengan Anda. Anda tidak bisa memaksa anak tiri Anda untuk menerima atau mencintai Anda sepenuhnya.

Hal yang dapat Anda lakukan hanyalah dengan perasaan positif, tulus dan sabar, belajar untuk menyayangi dan menerima mereka. Menjadi orangtua tiri bisa menjadi hal yang tidak biasa pada awalnya, sehingga Anda seakan sulit untuk mengetahui benar atau salah atas masalah yang terjadi

Jika Anda mau belajar untuk memahami sifat, watak dan prilaku dari anak tiri Anda, juga mau dan rela melepaskan ego serta melepaskan harapan Anda sendiri, maka suasana harmonis nan nyaman dalam keluarga dapat segera terwujud dengan sendirinya.

Menjadi orangtua tiri merupakan sebuah proses yang panjang untuk dapat menerima segala kondisi dan situasi secara baik, tulus dan sabar.(Anai/Yant)

Share

Video Popular