- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Lelucon Besar: Mao Zedong Tampil Dalam Konferensi Kairo 1943

Presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou pernah mengatakan, 8 tahun perang melawan agresi Jepang adalah dipimpin oleh pemerintah Republik Tiongkok (red.: bukan Republik Rakyat Tiongkok, bentukan Mao Zedong pada 1949, setelah berhasil mendepak Republik Tiongkok pimpinan Chiang Kai-shek ke pulau Taiwan), ini merupakan kenyataan yang tidak dapat diubah. Baru-baru ini RRT akan membuat sebuah film tentang Konperensi Kairo, mendiang Pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) Mao Zedong muncul didalamnya, benar-benar sebuah lelucon besar.

Film besar “Deklarasi Kairo” yang akan dibuat oleh PKT dalam rangka memperingati 70 tahun melawan agresi Jepang, baru-baru ini dari 4 buah poster besar yang telah dipublikasikan, telah menimbulkan kecurigaan dari kalangan asing atas pemutarbalikan fakta sejarah. Ini dikarenakan poster yang menampilkan 4 tokoh sejarah masing-masing: Roosevelt, Churchill, Stalin dan terakhir Chiang Kai-shek, telah diganti dengan Mao Zedong (dibaca: Mao Tse Tung) yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan peristiwa sejarah tersebut. Chiang Kai-shek merupakan salah satu peserta Deklarasi Kairo saat itu, Chiang merupakan pemimpin tertinggi yang mewakili zona perang Tiongkok.

Presiden Ma Ying-jeou dalam menghadiri pertemuan “Peringatan 70 tahun Kemenangan Melawan Agresi Jepang serta Merebut Kembali Taiwan” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Veteran The Republic of China (foto-3), menyampaikan kata sambutan, Tentara Nasional dalam perang melawan agresi Jepang, terdapat sebanyak 1,45 juta tentara tewas, selain itu sebanyak 1,76 juta tentara terluka berat, serta 20 juta rakyat tewas dan luka-luka, ini tidak pernah terjadi dalam sejarah sebelumnya, dapat dikatakan kemenangan yang mengenaskan, namun jika bukan Tentara Nasional (pimpinan Chiang Kai-shek) berhasil mengikat jutaan tentara Jepang, Perang Pasifik dipastikan tidak akan selesai, juga belum tentu Perang Dunia II dapat selesai pada waktu itu.

Presiden Ma menyampaikan, baru-baru ini menyaksikan mantan pemimpin PKT Mao Zedong tampil dalam Deklarasi Kairo yang akan ditayangkan dalam film tersebut, “Ini sungguh sangat menggelikan”, harus jujur menghadapi sejarah, perang melawan agresi Jepang adalah dipimpin oleh pemerintahan Partai Nasionalis (Kuo Min Tang), ini tidak akan dapat diubah.

Di kesempatan itu Presiden Ma membagi surat penghargaan kenang-kenangan kepada 12 pahlawan tua dalam perang melawan Jepang, dan berfoto satu per satu dengan mereka. Presiden Ma mengatakan, hingga saat ini terdapat 6,300 veteran perang mengajukan permohonan Lencana peringatan kemenangan perang melawan Jepang, di daratan Tiongkok juga terdapat 600 lebih veteran perang yang mengajukan, di Hongkong dan Macao sebanyak 200 orang, ini tidak dibatasi bagi yang masih hidup atau sudah meninggal, asal saja pernah ikut dalam perang melawan Jepang, semua orang akan mendapatkannya. (zhongyuan/tys/whs/rmat)