Makan terlalu banyak gula tidak baik bagi kesehatan Anda, yang dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan rata-rata orang dewasa mengonsumsi gula tidak lebih dari 25 gram per hari, sedangkan dalam 1 kaleng 12 ons (355 ml) Coca-Cola saja telah berisi 39 gram gula. Kita sering tanpa sadar makan terlalu banyak gula.

Huffington Post Amerika Serikat melaporkan, para ahli menyusun sejumlah metode yang memberikan beberapa pilihan cerdas agar mengurangi asupan gula Anda dan pada akhirnya menjadikan suatu kebiasaan yang baik.

Minum air

Apakah Anda merasa lapar? Apakah Anda yakin Anda telah lapar? Kadang-kadang haus dan dehidrasi dianggap sebagai rasa lapar. Untuk menentukan apakah Anda benar-benar lapar sangat sederhana yakni, minumlah segelas air, lalu beristirahat sebentar, rasakan sejenak, barangkali tubuh Anda akan mengisyaratkan bahwa tadi hanya kehausan saja. Biasakan “minum lebih banyak air”, selain dapat meningkatkan sirkulasi tubuh, juga dapat mengurangi nafsu makan dan menjadi lebih sehat.

Kopi

Banyak orang di saat sarapan pagi ketika minum kopi suka menambahkan dua sendok gula, coba Anda kurangi menjadi sesendok gula saja, atau menambahkan sedikit susu untuk meningkatkan cita rasa. Anda juga dapat menambah kayu manis untuk mengganti gula, nikmatilah sejenak aroma dan rasa yang berbeda, malah dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sewaktu menyeruput kopi, lebih sedap lagi bila dibarengi ngemil beberapa biji kacang-kacangan. Kacang-kacangan mengandung asam lemak tak jenuh, bermanfaat untuk jantung dan mencegah kegemukan. Cara ini dapat menyiasati asupan sedikit gula atau tanpa gula ketika minum secangkir kopi.

Anggur

Makanlah anggur, bukan kismis. Secangkir jus anggur mengandung sekitar 15 gr gula dan 60 kalori; secangkir kismis mengandung 98 gr gula dan hampir 500 kalori. Pilihlah buah segar daripada buah dikeringkan.

Air soda

Sering minum atau rutin minum sejenis air soda atau minuman populer apa pun, selain dapat menambah berat badan, juga secara tidak sadar memperbesar keterikatan terhadap gula, sehingga terkadang timbul semacam kecanduan untuk meminumnya. Dan beberapa minuman tertentu bahkan tanpa adanya label tertera mengandung berapa banyak gula, boleh jadi menambahkan lebih banyak gula memang meningkatkan citarasa, bahkan tak segan menggunakan pemanis buatan yang tidak ada manfaatnya sama sekali bagi kesehatan. Lebih baik hentikan meminum air soda atau berbagai macam minuman ringan yang membanjiri pasar.

Kurangilah dalam pembelian

Belanja di supermarket, semestinya akan berkata pada diri sendiri untuk sebisa mungkin mencoba membeli makanan bergizi, tetapi berbagai kegiatan promosi, akan mendorong konsumen untuk membeli lebih banyak. Para peneliti di Cornell University, AS, menemukan bahwa konsumen sering membeli buah-buahan dan sayuran 25% lebih banyak dari yang ditargetkan. Terlebih lagi makanan ringan, akan membeli lebih banyak. Anda harus tahu, selain barang yang mutlak dibutuhan, semakin sedikit isi keranjang belanja Anda, maka barang-barang yang mengandung gula juga akan semakin sedikit, ukuran pinggang Anda pun akan semakin mengecil.

Bumbu

Saus tomat adalah kuliner yang sangat populer. Kebanyakan orang ketika makan kentang goreng atau keripik kentang akan menyukainya. Tapi ia mengandung banyak gula. Lebih baik menemukan bumbu lain dengan sedikit kadar gula. Kelak ketika Anda memakan kentang goreng dapat mempertimbangkan untuk menggantinya dengan mustard atau cuka, prinsipnya adalah semakin sedikit gula yang dikonsumsi, akan lebih sehat.

Saus

Saus salad buatan sendiri adalah yang terbaik, saus salad dalam kemasan botol di pasaran sering mengandung banyak sekali gula dan lemak, meski rasanya sangat lezat. Saus dari steamboat, bahan dasarnya terbuat dari kecap dan cuka, ditambahkan: bawang, bawang putih, bawang merah, cabai kering dan bahan-bahan lainnya, selain terasa nikmat juga tidak menghilangkan rasa orisinil bahan sayurannya. (Hui/Yant)

Share

Video Popular