Lemak darah adalah sejenis lemak yang terdapat dalam aliran darah. Umumnya orang-orang mengira bahwa makanan berlemak dan beraroma tajam baru akan menyebabkan Hiperlipidemia (suatu kondisi kadar lipid/lemak darah yang melebihi kadar normalnya), sehingga mengabaikan gaya hidup. Stres, tekanan mental atau menurunnya fungsi organ internal dan faktor lainnya juga memungkinkan memicu naiknya lemak darah Anda.

Hiperlipidemia menunjukkan bahwa tingkat lemak darah seseorang terlalu tinggi, dapat menyebabkan beberapa penyakit fatal yang merusak kesehatan, misalnya penyakit stroke, jantung. Berikut tiga tipe orang ini sebaiknya waspada jangan sampai Hiperlipidemia mengincar Anda.

Mereka yang mengonsumsi makanan berlemak tinggi

Hiperlipidemia tingkat ringan umumnya tidak akan membuat Anda merasakan ketidaknyamanan apa pun. Namun, jika selalu menyantap makanan daging secara berlebihan, rentan merusak limpa, lambung, membuat ketidaklancaran fungsi hati dan empedu. Gejala khas penderita ini adalah kepala pusing, kelebihan berat badan, atau mulut terasa lengket dan berminyak, mengantuk, sesak dada, kembung dan gejala lainnya.

Bagi penderita seperti ini, sebaiknya kurangi jumlah asupan makanan pokok, yaitu asupan karbohidrat, karena karbohidrat bisa secara langsung berubah menjadi trigliserida (lemak dalam darah) begitu masuk ke dalam tubuh. Daging berlemak, organ dalam atau jeroan hewan, makanan yang digoreng juga sebaiknya dihindari. Anda bisa sering-sering mengonsumsi bubur jail (salah satu sumber karbohidrat selain beras)

Mereka yang stres, mengalami tekanan mental

Kelompok orang-orang yang mengalami tekanan mental (beban kerja), stes, sistem kekebalan tubuhnya akan menurun, sehingga menyebabkan lemak darah berlebih tidak dapat diekskresikan (pengeluaran zat-zat sisa metabolisme tubuh yang sudah tidak berguna bagi tubuh, misal : urine dan keringat), saat demikian kekentalan darah meningkat, vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah), sehingga dapat memicu timbulnya lemak darah tinggi. Selain itu, tidur larut malam atau begadang, merokok dan minum (minuman keras) berlebihan, menyebabkan penimbunan lemak, sehingga rentan timbul perlemakan di hati dan hiperlipidemia.

Gejala khas dari penderita ini muka dan mata memerah, mata berkunang-kunang dan pusing, sakit kepala, sesak dada, sensitif , ujung lidah merah dan gejala lainnya. Bagi Anda yang punya gejala ini bisa minum teh herbal Cassia, ambil 5-10 gram biji cassia, seduh dengan air panas sekitar 30 menit.

Mereka yang energi ginjalnya menurun secara bertahap

Ginjal dapat memengaruhi segenap organ tubuh, organ yang berdampak signifikan terhadap lipid darah adalah ginjal. Setelah menginjak usia parobaya, Yin dan Yang pada ginjal melemah, dan energi ginjal yang menurun secara bertahap, atau ginjal yang lemah dapat berdampak pada fungsi hati dan limpa, yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme lipid, ginjal yang lemah juga dapat menyebabkan akumulasi lipid, sehingga memicu timbulnya hiperlipidemia

Gejala khas dari penderita ini adalah sakit pinggang, telinga berdengung, juga akan membuat rambut rontok, gigi longgar, nokturia (kondisi sering buang air kecil dimalam hari) dan gejala lainnya. Cobalah minum goji berry sebagai pengganti minuman teh, bisa menguatkan ginjal dan mencerahkan penglihatan, menyelaraskan lipid/lemak darah.(Jhn/Yant)

Share

Video Popular