Sejumlah besar terjadinya penyakit dikarenakan organ tubuh tidak mendapatkan perawatan yang baik, sehingga mudah menyebabkan terjadinya kanker. Selama bisa menyesuaikan waktu istirahat dan kebiasaan makan / minum yang baik, akan dapat mencegahnya daripada mengobati. Dan yang terpenting sebaiknya hindari factor yang dapat memicu terjadinya penyakit, misalnya, merokok, minum minuman keras, makan terlalu banyak produk olahan atau makanan tinggi lemak dan kalori.

Berikut ini adalah 6 organ tubuh yang paling rentan kemungkinan terjadinya karsinogenesis (pembentukan kanker)

1. Paru-paru

Saat ini, peringkat pertama dunia terkait penyakit kanker adalah kanker paru-paru. Dan faktor terjadinya penyakit ada 3 sebab: Merokok, polusi lingkungan, genetik. Jika dalam anggota keluarga ada yang pernah menderita pneumonia atau radang paru-paru, maka keluarg yang lain kemungkinan menderita penyakit terkait akan meningkat 1,8 kali. Sementara merokok adalah faktor utama penyebab kanker yang telah dipastikan, menurut statistik, bahwa risiko perokok menderita kanker paru-paru lebih tinggi 10 – 30 kali lipat daripada non-perokok, dan perokok pasif dalam jangka waktu panjang, juga jauh lebih tinggi probalitasnya terserang kanker paru-paru.

Selain itu, karena zat karsinogenik dapat diserap melalui paru-paru dan membahayakan tubuh serta memicu terjadinya kanker laring, kanker kerongkongan, kanker mulut, kanker kandung kemih, kanker ginjal, kanker pankreas dan sebagainya. Kualitas udara sekarang umumnya sangat buruk, ditambah lagi dengan beberapa lingkungan kerja yang juga mudah menghirup karsinogen (zat penyebab kanker), seperti : industri logam, produksi sabun, manufaktur cat, pekerjaan yang berhubungan dengan paparan radiasi yang berlebihan atau mereka yang mengadakan kontak dengan asbes itu dampaknya juga tidak kalah dengan merokok terhadap paru-paru.

2. Kelenjar susu

Kanker payudara adalah kanker yang umum ditemui pada wanita di seluruh dunia. Di Amerika Utara, Eropa Barat dan negara-negara lain, angka kejadian kanker payudara menempati urutan pertama pada wanita. Penyebab pastinya hingga saat ini masih belum diketahui, tetapi menurut analisis survei, bahwa bertambahnya usia, faktor genetik, gaya hidup dan faktor-faktor lain, membuat rasio terjangkitnya kanker tersebut pada sejumlah wanita meningkat.

Pertama, genetika dari anggota keluarga merupakan faktor risiko terjadinya kanker payudara, keluarga tingkat pertama (ibu, kakak/adik perempuan) yang menderita kanker payudara, adalah kelompok berisiko tinggi. Kedua, perubahan gaya hidup, kebiasaan makan/minum, juga mudah meningkatkan risiko, seperti misalnya suka makan makanan tinggi lemak, tinggi kalori atau makanan yang diawetkan (asinan), makanan yang diasap, atau tekanan mental, terlambat menikah, terlambat melahirkan, menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun, dan baru berhenti haid di usia 55 tahun, jarang berolahraga dan faktor lainnya.

3. Lambung

Kanker lambung adalah kanker keempat dunia yang umum ditemui, tetapi juga gejala penyakit yang paling mudah diabaikan, terdapat dua orang kaum laki-laki dari setiap tiga kasus penyakit tersebut. Adapun faktor penyebabnya beragam, termasuk pola makan, genetik, infeksi helicobacter pylori, faktor lain yang tidak diketahui dan sebagainya.

Hasil penelitian menyebutkan bahwa kebiasaan makan erat kaitannya dengan kanker lambung. Mereka yang suka dengan makanan yang diasap, panggang, daging olahan, asinan atau makanan yang diasinkan, dan suka menenggak minuman keras maupun merokok, lebih mudah meningkatkan kemungkinan menderita kanker lambung.

Saat ini, banyak ilmuwan telah mengkonfirmasikan, bahwa di dalam lambung mengandung helicobacter pylori, perubahan mukosa lambung dan gastritis atrofik yang juga berkemungkinan memicu terjadinya kanker lambung. Oleh karena itu, pada hari-hari biasa sebaiknya perbanyak menyerap asupan sayur mayur / buah-buahan, susu dan vitamin C, yang bisa menurunkan risiko terserang kanker tersebut.

4. Hati

Kanker hati merupakan penyakit kanker keenam dunia yang umum ditemui, penyebab langsung terjadinya penyakit terkait adalah menenggak minuman keras dalam jangka waktu panjang. Asupan alkohol yang berlebihan dari waktu ke waktu dapat merusak hati, mudah menyebabkan sirosis, dan lebih lanjut menyebabkan terjadinya kanker hati. Di samping itu, di bawah cuaca yang panas dan lembab, makanan seperti kacang atau makanan lain akan berjamur, kemudian menghasilkan aflatoksin, jika mengonsumsi makanan jenis padi-padian atau kacang-kacangan yang terkontaminasi, kemungkinan dapat membentuk kanker hati.

Hasil penelitian terkait menyebutkan bahwa faktor yang meningkatkan risiko kemungkinan terserang kanker hati itu antara lain : penyakit hati kronis, infeksi hepatitis, penyakit hati turunan (misalnya : hemochromatosis), obat-obatan, atau bahkan obesitas dan sebagainya.

5. Esophagus (kerongkongan)

Kanker kerongkongan adalah penyakit kanker peringkat ke-delapan dunia yang umum ditemui, menurut laporan asing, bahwa kemungkinan timbulnya kanker tersebut pada laki-laki sekitar 3 – 4 kali lipat, dan ada kecenderungan menyerang kaum pria muda. Ada dua faktor utama yang menyebabkan risiko kanker tersebut :

Dari aspek makanan, suka minum teh panas, makan makanan panas atau produk daging olahan yang mengandung nitrosamine, kurangnya asupan sayur/buah-buahan, merokok, minum minuman keras, dan kegemukan adalah faktor langsung penyebab kanker tersebut.

6. Pankreas

Kanker pankreas adalah kanker peringkat ke-13 dunia yang umum ditemui, sering terjadi pada kaum pria. Obesitas, diabetes dan genetik dapat menyebabkan terjadinya kanker pankreas.

Kanker pankreas merupakan tumor pada saluran cerna yang sangat sulit untuk didiagnosis dan diobati, dan tingkat kesembuhannya juga rendah, menempati peringkat ke-7 dunia kematian akibat kanker. Penyebab penyakitn terkait masih belum diketahui secara pasti hingga saat ini. Namun hasil studi dalam beberapa tahun terakhir ini mendapati, bahwa faktor terjadinya penyakit tersebut berhubungan erat dengan pencemaran lingkungan, faktor genetik dan kebiasaan pola makan, seperti merokok, minum minuman keras, mengonsumsi makanan tinggi protein dan tinggi lemak dan minum kopi berlebihan dan sebagainya.(Jhn/Yant)

Share

Video Popular