Erabaru.net. Sebuah penelitian awal yang dilakukan terhadap 780 laki-laki dan perempuan menunjukkan bahwa, mengganti kebiasaan duduk selama 2 jam sehari dengan 2 jam berdiri atau berjalan-jalan, mungkin akan lebih baik bagi jantung dan bahkan bisa mengecilkan ukuran pinggang Anda.

Lamanya waktu berdiri dalam sehari, dikaitkan dengan kadar gula darah dan kolesterol yang lebih baik serta lemak yang lebih rendah dalam darah.

Meskipun penelitian ini tidak menunjukkan bahwa lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk duduk bisa meningkatkan kesehatan, Genevieve Healy mengatakan keterkaitan tersebut mengungkapkan konsisten dengan apa yang sudah diketahui orang tentang manfaat gaya hidup aktif.

“Untuk mendapatkan hasil, kami mengamati lebih dari 780 pria dan wanita yang berusia antara 36 dan 80 tahun,” jelasnya.

“Para peserta dimonitor selama 24 jam sehari selama satu minggu, dan dari data ini, kami dapat secara akurat menentukan berapa lama setiap peserta menghabiskan tidur, duduk atau berbaring, berdiri dan melangkah, termasuk berjalan dan berlari.

Kami juga mengambil contoh darah dan mengukur tekanan darah, tinggi badan, berat badan, dan lingkar pinggang.”

BMI yang lebih rendah dan ukuran pinggang lebih kecil

Tambahan dua jam sehari yang dihabiskan untuk berdiri daripada duduk, dikaitkan dengan sekitar 2 persen lebih rendah rata-rata kadar puasa gula darah dan 11 persen lebih rendah dari trigliserida rata-rata (lemak dalam darah).

“Waktu berdiri ekstra juga dikaitkan dengan tingkat rata-rata yang lebih tinggi dari jenis kolesterol baik yang dikenal sebagai HDL, dan mengganti duduk dua jam sehari dengan berjalan dikaitkan dengan sekitar 11 persen lebih rendah rata-rata BMI dan 7,5 cm rata-rata lingkar pinggang yang lebih kecil,” tambahnya.

Studi ini juga menemukan bahwa rata-rata gula darah dan kadar trigliserida turun secara signifikan untuk setiap dua jam yang dihabiskan untuk berjalan-jalan daripada duduk.

“Temuan ini memberikan bukti awal yang penting bahwa strategi untuk menambah waktu berdiri atau melakukan aktivitas berjalan daripada duduk, dapat bermanfaat bagi jantung dan metabolisme,” kata Genevieve Healy. (Ajg/Yant)

Share

Video Popular