Sunday Times Inggris memberitakan bahwa pemerintah Inggris bermaksud untuk memberikan penampungan bagi 15.000 orang pengungsi asal Suriah, berharap bulan depan bisa memperoleh dukungan dari kongres termasuk melancarkan serangan udara ke wilayah Suriah yang diduduki oleh pasukan Islamic State (IS).

Perdana Menteri Inggris David Cameron telah dihadapkan pada tekanan domestik dan internasional untuk berpartisipasi dalam pemecahan masalah pengungsi di Eropa. Cameron pada 3 September 2015 mengatakan bahwa foto jenasah seorang bocah Suriah berusia 3 tahun di pantai Turki membuatnya sangat terkejut.

Ia sekarang bermaksud untuk memperluas tempat pemukiman bagi kaum rentan agar mampu menampung 15.000 orang pengungsi Suriah. Selain itu, ia juga berencana untuk mengambil tindakan militer terhadap para sindikat penyelundupan manusia.

Laporan juga menyebutkan bahwa Cameron berharap ia mampu meyakinkan anggota parlemen dari Partai oposisi yaitu Partai Buruh Inggris bulan depan agar mereka mau memberikan dukungan terhadap rencananya, termasuk serangan udara ke sasaran IS di Suriah.

Melalui satu program khusus, pemerintah Inggris selama 1 tahun lalu telah menerima 216 orang pengungsi asal Suriah. Sementara itu, sejak pecahnya konflik di Suriah pada 2011, pemerintah Inggris sudah memberikan suaka bagi sekitar 5.000 orang warga Suriah, meskipun angka itu masih jauh dibandingkan dengan negara sesama Eropa lainnya seperti Prancis, Jerman dan Swedia. (cna/sinatra/rmat)

Share

Video Popular