Kasus ledakan di depan kuil dewa bermuka 4 di Bangkok yang menewaskan 20 orang dan mencederai lebih 130 orang pada 17 Agustus telah menemui titik terang. Sumber yang dekat dengan kepolisian Thailand hari ini mengungkapkan bahwa seorang pria berwarganegara Tiongkok bernama Yusufu Mierailli, 25 tahun pekan lalu ditangkap polisi. Ia mengaku menyerahkan bom kepada pria berbaju kuning. Pihak kepolisian memastikan pria berbaju kuning itu yang meletakkan ransel berisi bahan peledak itu di lokasi kejadian.

Bangkok Post memberitakan bahwa menurut sumber, pria berwarganegara Tiongkok yang tertangkap pekan lalu dan kini berada dalam tahanan Resimen infanteri ke 11 besok akan diserahkan ke kepolisian Thaniland untuk diinterogasi lebih lanjut. Namun dalam pengakuannya ia menolak tuduhan terlibat dalam peledakan kecuali hanya menyerahkan ransel berisi bahan peledak itu kepada pria berbaju kuning yang kemudian terpantau oleh cctv.

Menurut Central News Agency bahwa hasil test DNA membuktikan bahwa pria Tiongkok itu memang tidak memiliki hubungan langsung dengan peledakan di lokasi, tetapi sidik jarinya sama dengan sidik jari yang ditemukan polisi pada wadah yang digunakan untuk mengolah bahan peledak yang ditemukan dalam salah satu apartemen di Nong Chok, Bangkok. Tersangka bernama Adem Karadak yang sudah berada dalam tahanan polisi sebelumnya juga ditangkap dari apartemen tersebut. (Secretchina/sinatra/rmat)

Share

Video Popular