Oleh: Liu Xiaozhen

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye mengakhiri kunjungan 3 harinya di Tiongkok, pada 3 September 2015 yang lalu. Dalam sebuah wawancara dengan media Korea Selatan di pesawat, Park mengungkap pembicaraannya dengan Presiden Xi Jinping tentang beberapa masalah menyangkut reunifikasi Korea. Analis percaya bahwa membicarakan masalah reunifikasi Korea tanpa keikutsertaan pihak Korea Utara tak bedanya dengan upaya untuk menekan Kim Jong-un.

‘Yonhap’ mengutip ucapan Presiden Park memberitakan, pertemuannya dengan Xi Jinping kali ini berlangsung dalam suasana akrab, kedua belah pihak bahkan sempat ‘mendiskusikan sampai mendalam’ masalah yang berkaitan dengan percepatan reunifikasi semenanjung Korea. Ia menyebutkan bahwa pemerintahan Xi Jinping akan berdiri di pihak Korea Selatan untuk menghadapi ketegangan dengan Korea Utara.

Kedatangan Park ke Beijing adalah atas undangaan Xi Jinping untuk menghadiri parade militer Tiongkok pada 3 September. Dalam acara peringatan itu, Ia pun disambut secara kelas tinggi dan disejajarkan dengan Xi Jinping. Park juga diberikan kesempatan untuk melakukan pertemuan langsung dengan Xi Jinping, termasuk membicarakan soal peningkatan kerjasama dalam bidang perdagangan dengan satu rombongan misi dagang Korea Selatan yang terdiri dari hampir 200 orang pengusaha besar Korea Selatan.

Namun, Jenderal Choe Ryong-hae utusan Kim Jong-un yang hadir pula dalam parade militer itu hanya ditempatkan di barisan belakang pada tribune untuk para tamu undangan. Seperti yang sudah diberitakan bahwa Choe Ryong-hae telah mengajukan keinginan untuk melakukan pertemuan dengan Xi Jinping beberapa saat setibanya di Beijing, tetapi mendapat penolakan. Beberapa jam setelah upacara itu selesai, Choe pun langsung angkat kaki pulang ke Pyongyang dengan tanpa membawa hasil pertemuan.

Selama bertahun-tahun rezim Korea Utara terus tunduk pada kelompok Jiang Zemin. Pejabat tinggi dari kelompok Jiang memiliki interaksi yang cukup tinggi dengan penguasa Korea Utara itu. Namun keadaan itu berubah setelah naiknya Xi Jinping ke pentas politik, hubungan bilateral antar kedua negara itu terus membeku.

Komentator Politik Li Lin menyebutkan bahwa, Xi Jinping berhubungan dekat dengan Korea Selatan, sehingga Park Geun-hye dan Xi Jinping pun bisa mendiskusikan soal reunifikasi di semenanjung Korea itu meskipun tanpa kesertaan Kim Jong-un. Ya, ini bisa jadi untuk menekan Kim Jong-un. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular