Empat dekade lalu, wahana antariksa Mars milik AS dan Rusia hilang secara misterius. Konon katanya, salah satu di antara wahata antariksa tersebut dihancurkan oleh UFO besar berbentuk silinder dengan ukuran beberapa mil panjangnya. Pesawat antariksa dan penjelajah selalu diikuti oleh pesawat antariksa Alien, dan selalu diganggu.

Menurut sejumlah teori peneliti, bahwa tata surya bukan milik kita, tapi tata surya yang dikelola dan diinspeksi oleh sebuah ras cerdas, mereka memandang manusia itu seperti makhluk yang rendah, dan merasa bagaikan hewan yang sangat menarik. Apakah planet ini milik mereka? Apakah Alien sedang mempertahankan wilayah mereka sendiri? jawabannya adalah “ya”, kata beberapa peneliti terkait.

Pudarnya peradaban masa lalu menyebabkan bentuk permukaan Bulan dan Mars meninggalkan banyak bukti. Wahana antariksa dari bumi berhasil menangkap pangkalan terkait di atas. Selain itu juga tampak bangunan yang pernah ditinggali oleh alien. Pesawat ruang angkasa berbentuk piring mengamati, melacak dan berpatroli dari atas orbit.

UFO terbang mengelilingi orbit Bumi dan Mars

Dalam beberapa misinya, astronot pesawat ruang angkasa AS yang telah pensiun pernah diikuti oleh UFO yang ganjil, bentuknya seperti piring terbang klasik, tapi di sisi piring terbang tersebut terdapat celah yang unik.

Astronot yang mendarat di Stasiun Luar Angkasa Internasional bahkan berhasil menangkap gambar penyusup yang tidak jelas, namun, para astronot NASA tidak bisa menjelaskannya.

Menurut beberapa hasil penyelidikan, pesawat-pesawat antariksa alien itu mungkin merupakan pesawat patroli, yang digunakan untuk memantau fasilitas militer, misi luar angkasa dan aktivitas penyelidikan atas lambatnya kemajuan umat manusia.

Hal yang mungkin tidak disukai Alien adalah umat manusia menginvasi wilayah mereka. Ken Johnston, seorang mantan petugas NASA mengungkapkan beberapa bukti yang menjelaskan bahwa di atas bulan tersebut terdapat kota makhluk angkasa luar.

Beberapa bukti menjelaskan keberadaan pesawat ruang angkasa, dan tentu saja pesawat antariksa yang tersebar di segenap Mars itu tidak semuanya merupakan milik alien.

Ras alien mungkin tersebar di galaksi

Sejak abad ke-19, sejumlah benda langit di sekitar bumi yang telah berhasil diamati terdapat beberapa hal yang ganjil, di antaranya : kubah dan lampu bergerak di bulan; muncul kemilau cahaya yang misterius di lapisan awan Venus. Dengan demikian tampaknya di atas tata surya itu dipenuhi oleh makhluk angkasa luar.

Masa memasuki era luar angkasa sekarang telah lebih dari setengah abad, sudah ada banyak data dan gambar yang diarsipkan.

Dengan menggabungkan informasi yang ada, telah digambarkan bahwa ras alien yang banyak itu mungkin telah menyebar di atas lengan spiral Sagitarius di galaksi, dan Bumi termasuk di dalamnya.

Pada tahun 1977 silam, penulis George H Leonard menulis sebuah buku “Somebody Else Is on the Moon”, yang menjadi karya klasiknya dunia UFO. Dalam buku tersebut terungkap foto resmi dari NASA, yang secara jelas memberikan bukti visual, dan George H Leonard menyebutnya sebagai mesin aneh-nya drone X yang berjalan di permukaan bulan, mencari kawah meteorit. (jon/ran)

Share

Video Popular