Solusi jitu telah ditemukan untuk mengatasi kekeringan waduk Los Angeles akibat penguapan hebat telah ditemukan. Sebagai kota pemecah rekor “kekeringan”, California, Los Angeles, sudah sejak lama selalu mengalami masalah dengan waduk. (dam) yang mereka andalkan untuk memenuhi kebutuhan air bagi warganya.

Melansir Dailymail, bulan lalu (11/08) sebanyak 96 juta bola plastik hitam minggu ini dilepaskan ke dalam waduk Los Angeles seluas 175 acre (708.199,87 meter persegi) di Sylmar, California. Berharap dengan bola-bola tersebut dapat menutupi air, mencegah penguapan dan melindunginya dari debu, hujan, bahan kimia dan satwa liar.

Bola polyethylene, dengan ukuran sebesar apel, menghabiskan biaya 36 sen per bola tersebut diberi warna hitam, merupakan satu-satunya warna yang dapat membantu membelokkan sinar UV, selain itu untuk menghentikan 300 juta galon air menguap dari waduk.

Dengan tidak adanya bantuan nyata untuk memecahkan rekor kekeringan di California, Los Angeles telah beralih ke metode yang “lebih” tidak biasa untuk melindungi air di kota tersebut.
Bola plastik hitam yang dirancang selain untuk membantu melindungi air terhadap debu, hujan, bahan kimia dan satwa liar, juga mencegah 300 juta galon air dari penguapan setiap tahun.
Bola bekerja dengan mengapung di permukaan dan menghalangi sinar matahari, melindungi terhadap penguapan, serta mencegah reaksi kimia yang menciptakan senyawa karsinogenik bromate.

Bola-bola mengambang di permukaan dan menghalangi sinar matahari untuk mencegah air dari penguapan. Dengan melakukan ini, mereka juga mencegah reaksi kimia yang menciptakan senyawa karsinogenik bromat.

Bagi kebanyakan orang, paparan bromate, yang terbentuk secara alamiah, yang membentuk bromida dalam air tidak menyebabkan masalah. Namun beberapa orang yang menelan sejumlah besar bromate menderita mual, muntah, diare dan sakit perut.

Bola juga membentuk penghalang pelindung di permukaan yang membantu menjaga burung, hewan dan kontaminan lainnya muncul.

Dr Brian White, seorang biolog pensiunan dari Los Angeles Department of Water and Power (LADWP), adalah orang pertama yang berpikir menggunakan bola warna untuk menjaga kualitas air.

Idenya datang kepadanya ketika ia belajar tentang penerapan ‘bola-bola burung’ di kolam bersama landasan pacu lapangan terbang.

Solusinya ini telah digunakan dalam waduk terbuka LADWP sejak 2008 untuk memblokir sinar matahari, mencegah reaksi kimia dan mengurangi ganggang berkembang.

Bola-bola tersebut saat ini ada di waduk Upper Stone, Elysian dan Ivanhoe, telah memberi manfaat tambahan mengurangi penguapan dari permukaan waduk hingga 85 sampai 90 persen.
Walikota Eric Garcetti, Senin kemarin (10/08/2015) bergabung dengan pejabat untuk melepaskan 20.000 bola terakhir sebagai bagian dari $34.5 juta proyek perlindungan kualitas air di kawasan tersebut.

‘Di tengah sejarah kekeringan California, dibutuhkan kecerdikan berani untuk memaksimalkan tujuan saya untuk konservasi air,” kata Garcetti dalam pidatonya.

Upaya ini oleh LADWP adalah simbol dari jenis pemikiran kreatif yang dibutuhkan untuk memenuhi tantangan tersebut.

Bola polyethylene ini diharapkan mampu menghemat $250 juta jika dibandingkan dengan, teknik serupa lainnya untuk melindungi air.

Ini termasuk membelah waduk menjadi dua bendungan, dan menginstal dua selimut mengambang dengan biaya lebih dari $300 juta.

“Selain memotong biaya kebutuhan untuk perawatan air secara kimia untuk mencegah kejadian alam seperti ganggang, bola warna ini adalah cara yang efektif untuk mengurangi penguapan setiap tahun hampir 300 juta galon, cukup untuk menyediakan air minum bagi 8.100 orang untuk satu tahun penuh,” kata Mitch Englander, salah satu anggota Dewan. (ran)

Share

Video Popular