Telah sejak lama manusia sangat tertarik pada UFO. Juga ada banyak organisasi nasional di sejumlah komunitas dari berbagai negara dunia melakukan penelitian spontan terhadap UFO. Mungkin ada orang yang tidak tahu bahwa di Perancis telah didirikan organisasi penelitian yang didanai pemerintah dengan tugas setiap hari memperhatikan “UFO”.

Perancis adalah satu-satunya negara Eropa yang memiliki lembaga penelitian tentang UFO. Apabila ada penduduk Perancis yang menemukan benda terbang yang diduga UFO, mereka dapat menghubungi departemen pemerintah, dan akan ada ahli yang dengan hati-hati meneliti dan mengidentifi kasikan hal tersebut.

Menurut BBC berbahasa Mandarin yang dilaporkan pada 31 Oktober 2014 lalu, jumlah personal Tim Penelitian Fenomena UFO Perancis terdiri dari 4 orang, ditambah lebih dari 10 relawan. Biaya perjalanan mereka dapat diajukan pembayarannya (apply for reimbursement), dalam rangka menuju lokasi dimana muncul fenomena aneh atau benda aneh misterius untuk diteliti. Kelompok kecil ini disebut GEPNA, inisial singkatan dalam bahasa Prancis “Tim Peneliti Fenomena Aneh di Angkasa”.

Hasil survei GEPNA dipublikasikan di website, kelompok ini rata-rata setiap hari menerima dua kasus penampakan UFO. Mereka bersikeras bahwa setiap kasus harus menulis laporan yang panjangnya 11 lembar. Jika seseorang mengaku melihat cahaya aneh di langit atau fenomena yang tidak diketahui, tim peneliti melalui internet mengidentifikasi terlebih dahulu apakah lokasi itu terletak di jalur penerbangan. Mereka dapat melacak lalu lintas penerbangan sipil/ komersial yang sudah berlalu satu minggu. Selain itu juga dapat memeriksa jalur penerbangan militer.

Di salah satu ruangan kantor mereka terdapat arsip sejak tahun 1950-an, termasuk catatan pilot pesawat tempur selama pelaksanaan misi pengintaian udara konvensional ketika melihat munculnya fenomena aneh di angkasa.

Sejak tahun 1970-an sampai Oktober 2014, total terdapat 400 kasus penampakan UFO yang tidak dapat diberikan penjelasan oleh tim peneliti ini. Terutama pada tahun 1981 kasus pendaratan UFO di Provence, mereka masih menganggapnya serius, karena selain ada tanda-tanda pendaratan, juga terdapat banyak saksi mata.

Kejadian UFO di Provence

Tahun 1981, di Provence wilayah tenggara Prancis, ada petani melihat sebuah piringterbang perak berdiameter 2,5 meter mendarat di ladang kemudian terbang menghilang dengan meninggalkan bekas terbakar.

Pada tanggal 8 Januari tahun itu, sebuah UFO mendarat di tepi jalan di Provence.Nicholas M. yang berusia lebih dari 60 tahun menyaksikan pemandangan ajaib tersebut.

Jarak Nicholas dengan UFO sekitar 80 meter. Menurut pengamatannya, obyek itu berbentuk oval, seperti dua belahan bola yang dilengketkan bersama dan di bagian tengah itu jelas terlihat seperti sebuah gesper. Dengan cepat, objek itu mulai melambung, debu beterbangan, disertai suara mendesis lirih, lalu tiba-tiba dipercepat, dan lenyaplah benda itu dalam sekejap. Nicholas tidak mendengar gemuruh motor, tidak ada gelombang panas, tidak ada getaran udara, juga sama sekali tidak timbul rasa tidak nyaman.

Menurut penelitian GEPNA, ditemukan sebuah cekungan berbentuk hamper bulat di atas tanah perkerasan, berdiameter 2,4 meter, di dalam area cekungan terdapat sebuah lekukan bulat kecil, dengan bekas tindihan yang terlihat jelas dan utuh, batu/ kerikil di dalam lingkaran itu ambles ke dalam tanah, sebagian warna permukaan batu itu hitam keabuan, seolah bekas terpoles oleh logam. Rerumputan di dalam area lekukan mati layu dan condong ke arah tertentu. Di luar lingkaran, terlihat samar sebuah bekas injakan dari sol sepatu logam.

Hasil analisis tanaman lebih mengejutkan, pigmen tanaman di area lekukan secara signifi kan telah luntur, klorofi l A berkurang 33%, vitamin B berkurang 28% dan β-karoten berkurang 50 sampai 70%. Lebih jauh dari pusat pendaratan, klorofi l pada tanaman semakin banyak, fotosintesis lebih baik; kandungan sukrosa juga menurun, pada daun tua berkurang 15%, pada daun baru berkurang 25%.

Di Lokasi penampakan tidak ditemukan fenomena radiasi nuklir, tetapi diyakini, lokasi tersebut pernah mendapat sebuah paparan medan elektromagnetik yang cukup kuat.

Mantan Presiden AS, Jimmy Carter pernah melihat UFO

Banyak orang mengklaim telah melihat UFO, namun ketika mantan Presiden AS yang mengatakan hal itu, kredibilitasnya jadi sangat berbeda. Mantan Presiden Jimmy Carter pada saat menjabat Gubernur Georgia 40-an tahun silam, pernah menyampaikan 2 laporan resmi kepada organisasi peneliti UFO yang menyatakan ia pernah melihat UFO.

Pada 22 Januari 1969, bagi Carter yang sedang menghadiri perjamuan Lions Club adalah malam yang menggembirakan. Tetapi, tiba-tiba muncul UFO di langit melintas di depan matanya, dan tampak terang benderang. Ketika benda itu melintars di barat daya Georgia, memancarkan kemilau sinar merah dan hijau, selama 10 menit sebelum menghilang. Carter selalu bersikeras keaslian cerita tersebut. Pada saat itu, ia merupakan politisi terkenal pertama yang telah bersikeras memiliki kontak dekat dengan UFO.

Beberapa tahun setelah kejadian tersebut,Carter sekali lagi pada konferensi Gubernur Georgia mengatakan: “Saya tidak akan lagi menertawakan orang-orang yang mengatakan bahwa mereka telah melihat UFO, karena saya sendiri juga pernah melihatnya sekali.”

File dekripsi UFO Amerika Serikat dan Inggris

Pada Maret 2001, Badan Intelijen Pusat AS (CIA) untuk kali pertama mendekripsi file UFO, termasuk file menyaksikan UFO pertama di AS pada tahun 1947. Pada Juni 1947 di atas langit Washington terlihat 9 piring terbang. Teka-teki kasus ini sampai tahun 1991 baru terkuak.

Pada Februari tahun 2008, Departemen Pertahanan Inggris untuk kali pertama membuka file UFO, satu kasus di antaranya dianggap sebagai UFO yang paling kredibel adalah di tahun 1977 ketika beberapa perwira AU Inggris (RAF) di Northumberland melihat UFO. Pada saat itu, sebuah UFO raksasa bercahaya melingkar melayang di atas laut, setelah itu berpisah dan berubah bentuk, salah satu bagian tersebut bertransformasi menjadi seperti tubuh yang mempunyai tangan dan kaki, radar juga mendeteksi keberadaan objek misterius itu. (Hui/yant)

Share

Video Popular