Baru-baru ini, mantan astronot AS kembali mengungkapkan secara terbuka, bahwa makhluk angkasa luar alias alien pernah intervensi percobaan senjata nuklir AS, mencegah terjadinya perang antara AS dan eks Uni Soviet ; selain itu, wujud alien yang sebenarnya persis sebagaimana yang disimpulkan orang-orang selama ini, bentuk badan maupun tulang kerangkanya kecil, sementara mata dan kepalanya sangat besar.

Pada 12 Agustus lalu, laman “Daily Mail” menyebutkan, bahwa mantan astronot AS, Dr. Edgar Mitchell menuturkan, “Makhluk angkasa luar alias alien itu ingin tahu kemampuan militer kita. Kami tahu alien mencoba mencegah kita perang, ingin membantu manusia di bumi menciptakan perdamaian.”

Dr. Mitchell yang kini bersusia 84 tahun, adalah mantan pilot Apollo 14, yang mendarat di bulan pada 1971 silam, dan menjadi orang keenam yang berjalan di atas bulan.

Menurut penuturannya, “Di White Sands, New Mexico, AS, adalah tempat percobaan bom atom, lokasi yang menarik perhatian peradaban luar bumi. Pada 16 Juli 1945 silam, ketika uji coba senjata nuklir pertama di dunia di area White Sands, UFO melayang dan berhenti di atas langit tempat percobaan tersebut.”

Aliens memiliki wujud seperti yang digambarkan masyarakat

Dr Mitchell mengatakan, sejumlah pejabat di sepanjang pantai Pasifik mengatakan kepadanya, bahwa percobaan rudal kerap ditembak jatuh oleh pesawat alien. Teknologi kita jauh tertingal dan tidak bisa dibandingkan dengan teknologi yang mereka kuasai.

“Jika mereka berniat jahat pada kita, maka kita sudah diusir sejak dulu. Dan wujud alien yang sebenarnya itu persis sebagaimana yang kita simpulkan selama ini, bentuk badan maupun tulang kerangkanya kecil, tapi mata dan kepalanya sangat besar,” ujar Dr. Mitchell

April 2009 silam, Dr. Mitchell memberikan ceramah terkait alien dalam ETs X Conference Washington, AS. (Video Screenshot)

Selama bertahun-tahun, Dr. Mitchell menyatakan secara terbuka bahwa alien itu eksis, dan dalam insiden Roswell memang ada makhluk angkasa luar. Menurut penuturan Dr.Mitchell seperti dilansir ABC 28 Juli 2008 lalu, bahwa umat manusia tidak sendirian di alam semesta, alien sudah bertandang ke bumi sejak dulu.

“Saya beruntung bisa mendarat di bulan, dan menyaksikan UFO itu memang eksis dan nyata,” pungkas Dr.Mitchell.

Pada tahun 1947 silam, terjadi insiden jatuhnya sebuah UFO di kawasan Roswell, New Mexico, AS, yang dikenal sebagai “Insiden Roswell”.  Dengan alasan rahasia, pemerintah AS sendiri memberikan klarifikasi bahwa obyek aneh yang jatuh di kawasan pertanian milik Mack tersebut bukanlah UFO. Mereka menegaskan bahwa obyek yang jatuh tersebut merupakan sebuah balon ekspresimen yang dikembangkan untuk mendeteksi rudal Uni Soviet.

Namun, banyak penjelajah UFO menganalisis, bahwa obyek yang jatuh itu adalah pesawat ruang angkasa milik alien, kemudian aliennya ditangkap, sementara itu, seluruh kebenaran dari peristiwa tersebut ditutupi pemerintah AS. .

Pihak berwenang hanya menanggapi secara singkat

Melansir laman “Daily Mail”, terkait berbagai gambaran yang diceritakan Dr. Mitchell, juru bicara resmi NASA pernah mengatakan, “NASA tidak melacak UFO. NASA juga tidak terlibat dalam penyembunyian informasi  terkait eksistensi kehidupan makhluk angkasa luar di planet lain atau di tempat lain dari alam semesta. Dr Mitchell adalah seorang warga Amerika yang hebat, tapi kami tidak setuju dengan pandangannya.”

Dr. Edgar Mitchell, mantan astronot AS. (Wikipedia)

Nick Pope, seorang mantan penyidik UFO dari departemen pertahanan Inggris mengatakan, bahwa dasar data yang diceritakan Dr Mitchell itu adalah data sekunder.

“Ada kalanya pemerintah menyebarkan secara diam-diam pandangan tentang UFO, ini dimaksudkan agar orang-orang lebih mudah melaporkan hal itu sebagai UFO ketika mereka melihat prototype sebuah pesawat rahasia, bukan mengidentifikasi apa sebenarnya benda yang disaksikannya itu,”ujar Pope.

Menurut Pope, bahwa para ahli teori yang percaya dengan misteri makhluk angkasa luar yang dikatakan Mitchell itu tidak akan percaya bahwa Mitchell pernah mendarat di bulan seperti yang diklaimnya, menurutnya bulan itu hanyalah karya dari studio rekaman, tidak lebih.

Makin banyak mantan astronot mengungkapkan secara terbuka terkait bukti makhluk angkasa luar

Sekarang makin banyak mantan ilmuwan dari NASA secara terbuka menyatakan keberadaan alien. Seperti video yang dirilis THRIVE Movement .com di Youtube pada 28 Oktober 2011 lalu, dimana menurut Dr. Brian O’Leary, seorang professor fisika dari Universitas Princeton dan mantan astronot NASA, menuturkan, “Banyak bukti yang menunjukkan, bahwa kita telah melakukan kontak dengan alien, dan alien juga telah lama mengamati kita. Wujud mereka terlihat lebih aneh dari yang kita bayangkan. Para alien menggunakan teknologi pikiran, pendorong toroids, mesin co-rotating magnet, sehingga piring terbang yang dihasilkannya memiliki fenomena terbang yang unik.”

Pada 20 September 2013 lalu, Sirius Disclosure.com yang meneliti peradaban makhluk angkasa luar mempublikasikan video mantan astronot NASA Gordon Cooper ketika diwawancarai.

“Saya pikir, mereka takut akan terjadi kepanikan setelah dunia tahu fakta yang sebenarnya, sehingga mereka menggunakan pembohongan baru untuk menutupi kebohongan sebelumnya, namun, sekarang mereka tidak tahu harus bagaimana untuk menutupi fakta tersebut, karena pesawat ruang angkasa milik alien yang terbang hilir mudik itu terlalu banyak,” kata Gordon.

Gordon adalah Space Engineers, pernah turut serta dalam misi penjelajahan ruang angkasa dengan “Titan 9” dan “Gemini V” serta misi ruang angkasa lainnya. (jon/ran)

Share

Video Popular