Keterangan Gambar: Partai pimpinan Alexis Tsipras berhasil unggul dalam pemilu Yunani yang diadakan pada hari Minggu (20 September). (Milos Bicanski/Getty Images)

Oleh: Lin Nan

Yunani menyelenggarakan pemilihan umum pada Minggu (20/9/2015). Penghitungan suara yang dilakukan di Kementerian Dalam Negeri Yunani kemarin menunjukkan bahwa partai sayap kiri Syriza yang dipimpin Alexis Tsipras sementara masih unggul atas partai lainnya. Pejabat berwenang dari partai sayap kiri itu mengatakan bahwa mereka akan membentuk pemerintahan koalisi dengan Partai Independen Yunani (Independent Greeks) setelah selesai penghitungan suara nanti.

Pejabat berwenang dari partai Syriza tersebut kemudian menyebutkan bahwa pemimpin partainya telah berbicara lewat telepon dengan pemimpin partai independen Yunani, mengajak pertemuan pada malam harinya, Minggu (20/9/2015) untuk membahas urusan pemerintahan koalisi.

Lebih dari 9,8 juta penduduk Yunani telah mengambil bagian dalam pemilu pada Minggu itu. Menurut perkiraan pejabat Kementerian Dalam Negeri Yunani, partai sayap kiri pimpinan Tsipras telah unggul sekitar 35.5% suara sehingga berhak menempati 145 kursi dari 300 kursi yang tersedia dalam Parlemen. Partai Independen Yunani mendapat suara sekitar 3.7 % memperoleh 10 kursi.

Pesaing utama dalam pemilihan partai di Parlemen kemarin adalah Partai Demokrasi Baru yang dipimpin oleh Vangelis Meimarakis (61 tahun). Jajak pendapat sebelum pemilu menunjukkan Tsipras hanya unggul tipis atas Vangelis.

Hasil akhir penghitungan suara diperkirakan oleh pejabat resmi tidak akan terjadi selisih yang signifikan. Kedua partai juga menduga mereka gagal untuk memperoleh suara mutlak untuk memperoleh lebih dari separo kursi di parlemen. Dengan demikian berarti partai yang unggul harus bekerjasama dengan partai kecil. beberapa partai kecil resmi di Yunani antara lain adalah To Potami dan PASOK.

Pejabat resmi memperkirakan akan ada 8 partai yang membentuk parlemen Yunani mendatang.

Vangelis Meimarakis pada saat menyampaikan ucapan selamat kepada Alexis Tsipras yang memenangkan pemilu Minggu itu mengatakan, “Saya mengucapkan selamat kepada mantan Perdana Menteri Tsipras yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam pemilu kali ini”.

Pada Juli lalu, Yunani menghadapi masalah apakah dapat menyetujui permintaan Uni Eropa untuk menerima bailout dengan melakukan serangkaian penghematan pengeluaran negara. Untuk itu dilaksanakan referendum yang hasilnya berupa suara penolakan lebih unggul. Di ambang Yunani dikeluarkan dari keanggotaan Uni Eropa, Tsipras mengambil langkah mengundurkan diri dari jabatan setelah timbul perbedaan pendapat dalam tubuh partainya. Pemilu Yunani kemarin diselenggarakan lagi setelah pemilu pada bulan Januari lalu dan 3 kali referendum tahun ini.

Yunani sedang menghadapi krisis utang, Tsipras dan Uni Eropa mencapai kesepakatan untuk menerima bantuan keuangan ketiga namun mendapat pertentangan dari kebanyak anggota partai yang ia pimpin. Sehingga ia terpaksa mengambil langkah menemui Presiden Yunani Pavlo Stephanopoulos untuk menyampaikan surat pengunduran dirinya yang berlaku mulai 20 Agustus. Sebelum pemilu, Yunani di bawah pimpinan pemerintahan sementara yang dibentuk oleh presiden. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular