Keterangan gambar: Lampu Grafina (Graphene) yang dikembangkan bersama ilmuwan Amerika Serikat dan Korea Selatan, hanya satu atom tebalnya, dan ini akan memberikan kontribusi pada pengembangan perangkat elektronik ultra-tipis. Tampak dalam gambar di atas adalah filament graphene yang memancarkan cahaya (Screenshot Video)

Oleh: Su Yang

Lebih dari satu abad silam, penemu asal Amerika Serikat, Thomas Alva Edison mengembangkan lampu komersial menggunakan karbon sebagai filament. Kini, dengan menggunakan graphene struktur lain dari karbon itu, ilmuwan menciptakan lampu ultra-tipis dengan ketebalan hanya satu ukuran atom, teknologi ini akan memberikan kontribusi pada pengembangan layar komputer dan TV ultra-tipis.

Peneliti dari Columbia University dan Korea Selatan menciptakan lampu yang diklaim paling tipis di dunia. Mereka menghubungkan strip graphene ultra tipis dengan ketebalan hanya selapisan atom ke elektroda, yang berfungsi seperti filamen, setelah terhubung ke arus listrik dan menyentuh suhu lebih dari 2.500 derajat Celcius, strip graphene ini akan menyala. Meskipun mereka (graphene) sangat kecil, tapi cahaya yang dipancarkannya dapat dilihat dengan mata telanjang.

James Hone, profesor teknik mesin di Universitas Columbia mengatakan : “secara fundamental kami telah menciptakan bola lampu tertipis di dunia, pencahayaan model baru ini ini dapat diintegrasikan ke dalam chip, dan kami akan menuju ke jalan terwujudnya perangkat komunikasi optik graphene dan display transparan yang fleksibel dengan ketebalan tidak lebih dari satu atom.”

Peneliti terkait mengatakan, sifat-sifat termal yang unik memungkinkan kita memanaskan graphene sampai setengah dari suhu di permukaan matahari, dan meningkatkan efisiensi 1.000 kali dibandingkan dengan graphene substrat padat.

Selain itu, lampu pijar ini mungkin secara mikrokosmis bisa menjadi pengganti sumber cahaya, terutama dari sisi penggunaan perangkat fotonik dan chips. Kini, para peneliti sedang berusaha meningkatkan efek pencahayaan dari lampu ini, dan mulai mengkaji bagaimana menerapkannya dalam bidang terkait.

Graphene adalah struktur yang terdiri dari atom karbon, memiliki berbagai sifat logam yang luar biasa, termasuk : kekuatannya 200 kali lebih kuat dari baja, konduktif (dapat menghantarkan listrik), hampir transparan dan karakteristik lainnya. (joni/rmat)

 

Share

Video Popular