Foto Ilustrasi (Wikipedia)

Konfirmasi NASA terkait rumor yang beredar di internet seperti dilansir laman “The Guardian”, Jumat (21/8/2015) lalu, memastikan bahwa asteroid tidak akan memusnahkan umat manusia dalam beberapa minggu, tahun atau beberapa dekade ke depan.

Baru-baru ini beredar rumor di internet yang menyebutkan bahwa ada asteroid yang akan menghantam bumi antara 15 – 28 September 2015, namun, NASA telah mengkonfirmasikan bahwa itu adalah rumor tak berdasar. Dalam sebuah pernyataannya mengatakan, bahwa asteroid apapun yang berpotensi ancaman dan telah diketahui itu kemungkinannya menabrak bumi dalam 100 tahun ke depan masih dalam kisaran 0.01 %.

Pernyataan NASA ini ditujukan pada posting baru-baru ini yang beredar luas di internet yang menyebutkan bahwa sebuah asteroid akan berdampak penghancuran di samudera atlatik Meksiko, Puerto Rico, Amerika Serikat dan teluk pantai Meksiko serta Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Rumor-rumor yang terus beredar ini membuat ilmuwan NASA harus mengklarifikasinya.

Paul Chodas, manajer dari kantor Jet Propulsion Laboratory Pasadena, NASA, Amerika Serikat mengatakan, “Mereka yang mengatakan bahwa sebuah asteroid atau benda langit lainnya yang akan segera menghantam Bumi itu tidak memiliki dasar ilmiah sedikit pun. Jika memang ada objek apapun yang dapat menyebabkan penghancuran pada September ini, maka kita sudah bisa melihat sebagian dari objek itu.”

Ini bukan pertama kalinya NASA menyiram air dingin kepada mereka yang percaya dengan akhir dunia. Pada 2012 lalu, NASA menepis rumor terkait komet Elenin yang akan memusnahkan umat manusia, dan menegaskan bahwa itu adalah jejak partikel yang tak berarti.

“Tidak ada bukti yang menyatakan, bahwa asteroid atau benda langit lainnya sedang berada di atas orbit bumi yang dapat berdampak pada bumi. Pada kenyataannya, tidak ada satu pun objek yang dikenal itu berpotensi menghantam bumi dalam abad berikutnya,” kata Chodas.

Situs pengamatan asteroid dari Jet Propulsion Laboratory menderetkan lima asteroid yang dekat dengan Bumi. Salah satu di antara asteroid yang paling berbahaya itu telah “melintasi” planet kita pada 21 Agustus lalu dari jarak lebih dari 1,6 juta kilometer. (Secretchina/joni/rmat)

 

Share

Video Popular