Keterangan foto: Anggota polisi menggeledah para mahasiswa setelah insiden terjadi. (Michael Sullivan/AFP)

Oleh Liu Quan

13 orang tewas dan lebih dari 20 orang lainnya terluka saat terjadi insiden penembakan dalam kampus Oregon’s Umpqua Community College di Roseburg, Oregon, Amerika Serikat Kamis (1/10/2015). Sang pelaku, seorang pria berusia 20 tahun. Ia tewas tertembak saat melawan polisi.

Sekitar pukul 10:30 hari itu kepolisian Douglas County menerima laporan tentang terjadinya penembakan dalam kampus. Kepala Kantor Polisi tersebut, John Hanlin memberitahukan kepada media, “Terjadi baku tembak antara anggota polisi dengan pelaku. Pelaku mati tertembak dan tidak satupun polisi terluka.”

“Kita menemukan beberapa korban tergeletak dalam beberapa ruangan saat tiba di kampus. Dua orang meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit,” kata Pejabat Regu Penyelamat di Douglas County, Ray Shoufler.

Segera setelah insiden, kampus diblokir polisi. Sampai berita ini diturunkan masih tidak diketahui apakah masih terdapat kawanan pelaku. Polisi menghimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke kampus.

Petugas dari US – Bureau of Alcohol, Tobacco, Firearms and Explosives (Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak AS) didatangkan ke kampus untuk mencari apakah masih terdapat bahan-bahan peledak yang membahayakan.

Jaksa Oregon, Ellen Rosenbaum kepada National Broadcasting Company (NBC) mengatakan bahwa 13 orang tewas dan lebih dari 20 orang terluka dalam insiden penembakan itu. Identitas lain dari pelaku terrsebut masih akan terus didalami. Gubernur juga telah memberikan instruksi untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung.

Keterangan foto: Juru bicara Bagian Penerangan Gedung Putih Josh Earnest dalam konferensi pers rutinnya mengatakan bahwa Presiden Obama menyesalkan terjadinya insiden penembakan dalam kampus di Oregon. (Alex Wong/Getty Images)

CNN melaporkan, pada malam sebelum kejadian, tersangka pelaku chatting melalui sosial media soal rencana penembakan. Kawanannya ada yang memberikan semangat mendorong ia merealisasikan rencana, ada yang memberi saran agar menggunakan jenis senjata api yang cocok. Saat ini, penyidik sedang mempelajari isi chatting. 4 pucuk senjata api yang ditemukan di TKP dijakini oleh polisi sebagai milik pelaku penembakan.

Mahasiswa berusia 18 tahun, Kortney Moore dalam wawancara dengan reporter media ‘News Review mengatakan, bahwa saat kejadian sedang belajar dalam ruang Smyder Hall. Tiba-tiba pelaku berlari masuk ruang lalu melepas tembakan ke kepala guru, sambil minta para murid untuk segera bertiarap di lantai. Setelah itu meminta masing-masing mahasiswa menyebutkan kepercayaan yang mereka anut, kemudian mulai menembak.

Pihak Akademi menyatakan kampus ditutup, tidak ada pelajaran hingga Senin mendatang.

Universitas Oregon’s Umpqua Community College berada di kota Roseburg yang berjarak sekitar 180 kilomil dari Poortland. Didirikan pada 1964, bersistem pendidikan 2 tahun dan terakhir memiliki 3.300 orang mahasiswa kerja penuh waktu dengan 16.000 orang mahasiswa kerja paruh waktu. (sinatra/rmat)

Keterangan foto: 10 orang korban penembakan sudah dibawa ke Rumah Sakit Mercy Medical Center. (Aaron Yost/AFP)

Keterangan foto: Polisi sedang memeriksa ruang demi ruang kampus untuk memastikan apakah pelaku tidak lebih dari satu. (Michael Sullivan/AFP)

Share

Video Popular