Keterangan foto: Rapat Pusat Politbiro PKT yang diadakan pada 20 Juli 2015 lalu,  telah memutuskan menunjuk Xi Jinping sebagai pimpinan Sidang Pleno Kelima PKT. (internet)

Oleh Gu Qinger

Sidang Paripurna Ke-18 Pleno Kelima rencananya akan digelar pada pertengahan Oktober di Beijing, Tiongkok. Sidang tersebut akan berlangsung selama 3 hari. Menurut isi artikel ulasan yang dimuat oleh satu media Hongkong bahwa selain agendanya, hal lain yang patut juga menjadi perhatian adalah apakah akan terjadi perubahan personil di jajaran atas Partai Komunis Tiongkok/ PKT termasuk di Pusat Politbiro, Sekretariat PKT dan Komite Militer.

Xi Jinping telah kembali dari lawatannya ke AS pada 29 September 2015 lalu. Media Hongkong ‘Mingbao’ yang mengutip sumber dari Beijing memberitakan bahwa Pusat Politbiro PKT dalam waktu dekat akan mengadakan rapat untuk menentukan jadwal pelaksanaan Sidang Pleno. Menurut laporan Sidang akan diselenggarakan di pertengahan bulan ini. Setelah itu, Xi jinping bersama istri akan melakukan kunjungan kenegaraan pertama kalinya ke Inggris pada 22 – 23 Oktober.

Rapat Pusat Politbiro PKT yang diadakan pada 20 Juli tahun ini telah memutuskan menunjuk Xi Jinping sebagai pimpinan Sidang Pleno Kelima PKT dengan beberapa agenda pokok seperti mendengar laporan kerja Pusat Politbiro, membahas permasalahan yang berkaitan dengan ‘Studi tentang Usulan untuk Pengembangan Ekonomi Nasional dan Pembangunan Sosial pada Repelita Ketigabelas’

Pengamat politik Beijing dari media on.cc, Bai Fei dalam artikelnya menyebutkan bahwa selain soal rancangan ‘135’, rezim penguasa juga berencana untuk memecat dari Komite Sentral pejabat yang tertangkap dalam ‘perburuhan harimau’. Ini akan termasuk Ling Jihua, Zhou Benshun, Yang Dongliang dan 8 orang anggota Cadangan Komite Sentral.

Laporan mengatakan, selain 2 agenda yang sudah dibeberkan itu, yang tidak kalah menarik adalah apakah Sidang Pleno Kelima nanti akan melakukan perubahan personil di Pusat Politbiro, Sekretariat PKT dan Komite Militer Tiongkok. Selain itu, perubahan pemimpin di bagian lain mungkin saja dilakukan. Misalnya, calon pengganti Walikota Tianjing pasca ledakan yang masih belum ditentukan, Termasuk penggantian beberapa pejabat senior yang sudah kurang produktif karena usia tua.

Laporan media Hongkong yang dekat dengan pihak militer Tiongkok baru-baru ini mengungkapkan bahwa daerah komando militer di Tiongkok yang semula ada 7 rencana akan diubah menjadi 5 yakni Kodam Timur, Barat, Selatan, Utara dan Tengah. 4 departemen dalam militer yaitu Staff Umum, Politik Umum dan Logistik Umum mungkin akan dihapus. Kewenangan Komite Militer akan diperluas, mengubah jumlah anggota dari seluruhnya 10 menjadi 15 orang.

Saat ini, Tiongkok sedang menghadapi pelambanan pertumbuhan ekonomi dan pelarian modal. Berbagai krisis terus mendapat sorotan tajam. baru-baru ini di jaringan internet beredar sebuah artikel PKT yang berjudul ‘Notulen Kesepakatan Internal antara Pihak Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi dengan Pakar Keuangan dalam Rangka untuk Menjamin Pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang Stabil.’ Artikel memberikan informasi bahwa ekonomi Tiongkok saat ini sedang mengalami kesulitan serius.

Pakar keuangan Tiongkok mengatakan, pertumbuhan ekonomi Tiongkok dalam jangka pendek masih terus mengalami penurunan, di awal pelaksanaan program ‘135’ pertumbuhan masih bisa mengalami penurunan. Masalah apakah masa transisi itu bisa dilalui dengan tidak banyak mengalami gejolak, itu akan tergantung pada kemampuan kelembagaan. Namun pakar pembangunan dan reformasi mengatakan bahwa tekanan penurunan itu dinilai tidak berdasar.

Komentator politik Zhou Xiaohui menyebutkan, Sidang Pleno Kelima bukan hany untuk membahas masalah ekonomi, tetapi termasuk beberapa mutasi kecil dan perombakan besar personil pemerintah. Status keanggotaan Ling Jihua di komite sentral sepertinya akan ditentukan melalui sidang tersebut. Di samping itu, bila saja rumor daftar nama pejabat ‘fleksibel’ itu memang benar ada, maka nasib Zhang Gaoli, Han Zhen dan Guo Jinlong akan ditentukan dalam sidang tersebut. Bahkan beberapa kandidat akan dimasukkan ke Pusat Politbiro atau Komite Sentral untuk memperkuat pemerintahan. Inilah kira-kira agenda yang akan dibahas dalam Sidang Pleno Kelima PKT nanti.

Sebelumnya ada artikel yang mengulas bahwa konflik kekuasaan dalam tubuh Partai sekarang jauh lebih parah daripada masa sebelum terjadinya Revolusi Kebudayaan. Sidang Pleno Kelima nantinya bakal menjadi ajang pertempuran paling sengit. Sejak terjadinya pelarian Wang Lijun ke Konsulat AS, keretakan dalam tubuh Partai Komunis Tiongkok kian hari kian melebar. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular