Erabaru.net. Menurut data statistik dari International Obesity Study Group, tingkat obesitas bagi kaum perempuan Amerika Serikat adalah 34%, Perancis 11%, sementara Jepang hanya 3%, ini merupakan yang terendah.

Selain itu, usia tertua wanita di Jepang selama 3 tahun berturut-turut berada di peringkat pertama di dunia, yakni 86,83 tahun.

Mengapa wanita Jepang bisa berumur panjang dan cenderung tidak gemuk?

1. Sarapan paling penting

Orang Jepang sangat mengutamakan sarapan, selama ini wanita Jepang selalu bangun sangat pagi setiap hari untuk menyiapkan sarapan yang kaya nutrisi dan sehat bagi keluarga mereka.

Sarapan ala Jepang bermenu makanan pokok biasanya nasi, lauknya ikan bakar, telur, acar atau natto (makanan tradisional Jepang yang terbuat dari biji kedelai yang difermentasi dengan Bacillus subtilis).

Sekarang ini ilmu pengetahuan telah mengkonfi rmasi bahwa diantara 3 kali makan, sarapan tidak hanya penting untuk kesehatan, juga merupakan makan yang tidak mudah menggemukkan.

2. Sering makan 5 kategori makanan rendah kalori

Di Jepang, kebanyakan masakan Jepang berasal dari ikan, kacang-kacangan, padi-padian, sayuran dan buah-buahan, 5 kategori utama bahan makanan yang rendah kalori, saling mengkombinasi menciptakan berbagai macam hidangan.

Ini mungkin alasan utama wanita Jepang “selamanya tidak sampai menjadi gemuk”.

3. Supremasi segar

Makanan utama orang Jepang adalah ikan dan sayuran, jarang makan daging merah, permen, biscuit dan makanan olahan lainnya.

Dapur orang Jepang umumnya kecil, tidak ada banyak tempat untuk menyimpan makanan, sehingga wanita Jepang sering pergi ke pasar untuk membeli sayuran segar, dan bukannya sekali membeli banyak dan disimpan dalam lemari es.

4. Memilih bahan sesuai dengan musim

Karakter masakan Jepang sangat tergantung musim.

Moriyama Naomi dalam bukunya “Wanita Jepang yang tidak gemuk plus tidak tua: kuliner Jepang yang berasal dari dapur ibu” memperkenalkan, contohnya ikan, orang Jepang di musim semi suka makan ikan Tsuna, di awal musim panas makan ikan Bonito, di musim panas makan ikan belut, pada medio musim gugur makan ikan yellowtail, makan ikan puffer di musim dingin.

Makanan musiman adalah makanan sehat yang diberikan alam untuk manusia, zat beracun yang terkandung di dalamnya hanya sedikit, dan juga memiliki peran pembuangan limbah dari tubuh.

5. Nutrisi sup miso Jepang sangat komprehensif

Orang Jepang suka minum sup miso, miso mengandung sejumlah besar vitamin E, kalsium dan mineral, termasuk kedelai yang kaya protein diubah menjadi asam amino yang lebih mudah dicerna, ia membantu pula mengurangi asupan kalori, menurunkan tekanan darah dan mencegah arteriosklerosis.

Selain itu, miso dapat menunda penuaan, berefek antioksidan.

6. Kebiasaan makan hanya kenyang 80%

Orang yang pernah makan kuliner Jepang mengetahui, orang Jepang suka menggunakan piring dan mangkuk kecil sebagai wadah, dan memberi penekanan pada penampilan piring, oleh karena itu makanan yang terdapat di dalam piring sangat sedikit.

Mereka berpendapat, setiap kali makan hanya 80% kenyang adalah yang paling sehat.

7. Cara masak yang sederhana

Metode masak kuliner Jepang relative sederhana, yang tidak hanya menjaga rasa orisinil makanan, tetapi juga untuk mempertahankan gizi makanan yang lebih lengkap.

8. Berbasis pada makan nasi

Dengan nasi didampingi sayuran, tahu atau ikan, selain gampang, juga mudah merasa kenyang, dapat pula menyerap gizi makanan, dibandingkan dengan makan pasta termasuk roti, cake dan lainnya, lebih sulit untuk menjadi gemuk. (Hui)

Share

Video Popular