Erabaru.net. Sebagian besar dari kita tahu bahwa uang kertas itu dipenuhi dengan bakteri, disarankan sebaiknya cucilah sepasang tangan Anda setelah menyentuh uang, tetapi hanya sedikit yang menyadari kalau kunci yang selalu dibawa setiap hari itu juga merupakan sebuah sarang bakteri yang nyata.

Tidak banyak yang tahu berapa jumlah bakteri yang menempel di kunci. Untuk menghindari bahaya tersembunyi dari kesehatan Anda, tidak peduli apakah itu kunci rumah atau kunci motor/mobil, sebaiknya perhatikan kebersihaannya bila digunakan setiap hari.

Dari data terkait yang telah diuji oleh Departemen Kesehatan AS, menunjukkan, bahwa lebih dari 80 persen dari kunci yang Anda bawa setiap hari itu mengandung disentri basiler (Shigella dysentriae), Salmonella, E. coli dan kuman bakteri lainnya, satu kunci maksimal mengandung 280.000 bakteri, jauh lebih banyak dari bakteri di selembar uang kertas.

Banyaknya bakteri yang bersarang di kunci itu terutama karena banyak dari kita meletakkan/menyimpan kunci itu bersama dengan barang lain, dompet, koin dan sebagainya, atau saat di dalam ruangan, kunci itu pun langsung dilempar/diletakkan begitu saja di atas meja, sofa, lemari.

Ada kalanya tanpa sengaja atau tanpa kita sadari kunci itu akan jatuh di atas lantai yang kotor, sehingga kunci itu pun seketika terkontaminasi oleh sejumlah besar bakteri dan mikroba patogen.

Terlebih lagi kunci yang dipakai bersama, biasanya kunci umum itu selalu diplester/diikat dengan sesuatu (kain), label untuk menandai.

Tapi tahukah Anda, setelah sering terkontak dengan tangan orang lain, maka kotoran yang terhimpun dan bakteri yang terkontaminasi itu pun menjadi lebih banyak.

Karena mengabaikan bakteri yang bersarang di atas kunci, sehingga banyak dari kita yang langsung minum atau makan, mengambil makanan dan sebagainya begitu saja tanpa mencuci tangan dulu setelah menyentuh kunci, dan tanpa disadari membawa serta bakteri itu ke dalam tubuh.

Untuk menghindari bahaya kesehatan yang dipicu oleh kunci karena bakteri, pertama-tama seusai membuka pintu rumah dan masuk ke dalam, sebaiknya segera bersihkan tangan Anda dengan air sabun, untuk menghindari tangan Anda menjadi perantara penyebaran kuman penyakit.

Selanjutnya, sebaiknya sterilisasi kunci Anda secara berkala. Anda bisa merendam kunci itu dengan alkohol medis dengan konsentrasi 75% setiap dua minggu – satu bulan, 20 menit kemudian akan terlihat efek sterilisasinya.

Atau direndam dengan air panas, larutan sabun obat, bisa membasmi sebagian besar bakteri

Selain itu, cobalah untuk tidak melempar kunci sembarangan, Anda bisa meletakkan kunci ke dalam tas kain kecil, untuk mengurangi agar kunci itu tidak terkontak dengan bakteri.

Karena mustahil kita tidak menggunakan kunci, jadi, jagalah selalu kebersihan agar terhindar dari bakteri penyakit yang akan berdampak buruk pada kesehatan. (Jhn/Yant)

Share

Video Popular