Apakah anak Anda suka mengambil barang-barang di rumah? Banyak orangtua mengeluh tentang kebiasaan buruk dari anak-anak mereka. Hal ini tidak aneh, karena banyak anak-anak mengembangkan kebiasaan mengambil seperti uang atau makanan dari lemari dapur. Ini adalah dorongan yang timbul ketika orangtua tidak memberikan uang jajan. Kebiasaan ini dikenal sebagai kleptomania yaitu dorongan tak tertahankan untuk mengambil sesuatu tidak peduli seberapa kecil nilai barang yang diambilnya.

Hal ini diakui sebagai gangguan otak. Anak-anak dari kelompok remaja yang paling rentan terhadap gangguan kompulsif ini tanpa niat untuk mencari keuntungan. Jika ketahuan, mereka bahkan tidak dapat menjelaskan apa motif tindakan yang telah dilakukan.

Sebab:

1. Sering kali, gangguan kleptomaniak ini terjadi dalam sebuah keluarga karena kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orangtua. Anak-anak kleptomaniak umumnya mulai mengambil barang-barang kecil seperti cokelat, pensil, mainan, dan sebagainya, sebelum beralih untuk mengambil uang orangtuanya.

2. Dalam sebagian besar keluarga, dimana kedua orangtua seharian sibuk bekerja di luar, sehingga anak merasa diabaikan dan kurang mendapat perhatian. Dan hal ini yang menyebabkan anak suka untuk melakukannya, dengan tujuan untuk menarik simpati dan perhatian orangtunya.

3. Kadang-kadang dalam keluarga dengan dua anak atau lebih, diantara anak merasa mereka kurang dicintai dan diperhatikan seperti saudara mereka yang lain. Jadi, untuk mendapatkan kasih sayang dan perhatian mereka sering melakukan tindakan tersebut.

4. Anak Anda mungkin suka mencuri barang-barang, hanya untuk menyenangkan hati temannya. Sebenarnya, pergaulan anak dengan teman- temannya dapat berpengaruh besar pada perkembangan perilaku anak juga.

Cara memperbaiki:

1. Untuk menghadapi kebiasaan anak yang suka mencuri ini, Anda harus terlebih dahulu harus dapat masuk serta menyelami pokok permasalahanya untuk menyelesaikannya. Duduk dan dengan lembut berdiskusi dengan anak Anda untuk mengetahui alasan di balik kebiasaan buruknya.

2. Tidak peduli seberapa sibuknya Anda, semua anak-anak Anda perlu mendapat kasih sayang, kepedulain dan perhatian yang sama. bimbingan yang tepat diperlukan untuk anak-anak tersebut.

3. Awasi mereka lewat telepon atau internet. Bimbing mereka untuk memilih teman yang benar.

4. Jangan memberi mereka uang saku berlebih pada anak yang masih kecil. Jika Anda berpikir bahwa memberi uang saku lebih adalah solusi untuk masalah tersebut, maka Anda salah. Hal ini mungkin mendorong mereka untuk memanjakan diri bahkan lebih.

5. Berkonsultasi dengan psikolog anak. (Anai)

Share

Video Popular