Keterangan Foto : Kabut asap yang masih menyelimuti kota Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (8/10/2015) (Abdul Qodir/AFP/Getty Images)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia akhirnya menerima bantuan dari Singapura dan Malaysia untuk mengatasi bencana setelah sebelumnya ditolak. Hingga kini koordinasi untuk mengatur bantuan internasional untuk mengatasi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan terus dilakukan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan kementerian Luar Negeri menyatakan saat ini ada 5 negara yang akan membantu Indonesia yaitu Singapura, Malaysia, Tiongkok, Australia dan Rusia.

Hingga saat ini baru Pemerintah Singapura dan Malaysia yang menyampaikan bentuk bantuan dan persiapan pengirimannya. “Kemenlu RI masih menunggu kepastian  bantuan beberapa negara tersebut,” ujar Sutopo dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (9/10/2015).

Pemerintah Singapura akan mengirimkan satu helikopter Chinook beserta bumbi bucket yang/mampu membawa air 5.000 liter pada Jumat (9/10-2015) pukul 15.00 Wib dari Singapore langsung menuju Palembang. Selanjutnya pada pukul 16.00 WIB, akan diberangkatkan satu pesawat Hercules C-130 berisi 42 personil pemadam kebakaran dari Badan Pertahanan Sipil Singapore (SCDF), crew dan peralatan.

Sedangkan Malaysia sedang menyiapkan pengiriman satu pesawat Bombardier CL415 water bombing dan satu pesawat Hercules C-130 yang mengangkut crew, peralatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan, dan satu helikopter kecil untuk survai dan memandu pemboman air. Malaysia sudah kirim permohonan flight clearance kepada Kemelu. Rencana dikirim 9 dan 16 Oktober 2015.

Bantuan dari Singapura dan Malaysia ini akan bergabung dengan tim Indonesia untuk memadamkan api dan asap di Sumatera Selatan. Saat ini pemerintah Indonesia sudah menempatkan kekuatan 5 helikopter water bombing (MI-171, 2 unit MI-8, Bell-214, Bolkow), 2 pesawat Air Tractor water bombing, dan 1 Casa 212.

BNPB akan menambah helikopter water bombing. Selain itu juga dikerahkan 3.694 personil tim gabungan dari TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni dan lainnya. TNI dan Polri akan menambah kekuatan untuk operasi di darat.

Presiden RI, Joko Widodo, menyatakan Indonesia siap menerima bantuan dari luar negeri untuk mengatasi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. Bantuan yang diharapkan adalah pesawat water bombing yang memiliki kapasitas besar, yang mampu mengangkut air lebih dari 10 ton. Bantuan internasional akan difokuskan di Sumatera Selatan, khususnya di Kab Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin.

Share

Video Popular