Pare dapat menghilangkan panas dalam, membersihkan liver, menguatkan penglihatan dan fungsi detoksifikasi, secara umum sudah dikenal masyarakat, tapi bagaimanapun, rasa pahitnya tidak semua orang menyukainya. Menurut penelitian dari berbagai tempat dunia mengonfirmasi bahwa ekstrak kasar pare memiliki efek yang mirip dengan insulin, dapat menurunkan gula darah, memiliki efek kontrol yang baik untuk penderita diabetes.

Mengandung komposisi penurunan hipertensi dan gula darah

Pare meskipun pahit, tetapi kandungan vitamin C-nya lebih tinggi daripada stroberi dan lemon; mineral dan kalium yang dikandungnya dapat efektif menurunkan tekanan darah, kandungan karotennya dapat mencegah kanker dan menjernihkan penglihatan.

Penelitian telah menunjukkan, alasan bahwa pare dapat menurunkan nilai gula darah, karena di dalam biji pare mengandung protein yang memiliki fungsi mirip dengan insulin. Peran insulin adalah mengubah glukosa di dalam darah menjadi kalori, melalui itu menyelaraskan glukosa darah, untuk mempertahankan kenormalan tingkat glukosa darah. Ekstrak dari buah dan bijinya juga dapat mendorong dekomposisi gula, meningkatkan keseimbangan lemak dalam tubuh, mengurangi risiko diabetes karena obesitas.

Efektivitas dari pare:

1. Zat momordicin dalam pare digambarkan sebagai “pembunuh lemak”, tidak hanya dalam sel-sel dapat menyerap lemak berlebih, tetapi juga menyebabkan polisakarida menurun 40% – 60%, sangat berguna untuk penurunan berat badan.

2. Pare mengandung saponin, yang membantu menurunkan glukosa darah dan lipid, anti-tumor, mencegah osteoporosis pada usia lanjut, regulasi endokrin, anti-oksidasi, anti-bakteri dan meningkatkan kekebalan tubuh manusia dan fungsi kesehatan lainnya.

3. Rasa pahit pare adalah berkat zat cinchina, dapat menekan sentral suhu yang disebabkan oleh kegembiraan yang berlebihan, sehingga tercapai efek antipiretik (mengurai panas).

4. Jus segar pare mengandung zat peptide yang mirip insulin, bagi penderita diabetes tipe 2 ia memiliki efek hipoglikemik yang baik.

Jus pare dapat mencegah kanker pankreas

University of Colorado Cancer Center, AS melakukan percobaan terhadap hewan telah menemukan bahwa jus pare mungkin dapat mencegah kanker pankreas, dan dapat membunuh sel kanker pankreas. Setelah tikus diberi makan pare, risiko terkena kanker berkurang sekitar 60%.

Jus pare dapat mencegah glukosa memetabolisme sel-sel kanker, sehingga sel-sel kanker kehilangan sumber energi. Selain itu, pare juga dapat mengatur sel-sel β pankreas mensekresikan insulin. Para peneliti menemukan bahwa tikus yang diberi jus pare, kemungkinan timbulnya kanker pankreas telah berkurang 60%. (Hui)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular