Pada Dinasti Ming ada seorang pria bernama Wu Zhe Tian tinggal di Changzhou, ibu tirinya sangat kejam terhadap Wu Zhe Tian, Wu kadang-kadang tidak dapat menahan prilaku ibu tirinya, tetapi istrinya yang berbudi luhur sering menghibur, tidak membiarkan suaminya menyinggung perasaan orang tuanya. Setelah kematian ayahnya, ibu tiri mengambil semua simpanan uangnya dan membagikan sawah yang bertanah subur kepada putra kandungnya, dan hanya membagikan sedikit tanah yang tidak subur kepada Wu.

Wu sangat marah, istrinya mencoba membujuk suaminya untuk tidak menyinggung perasaan ibu tirinya, meskipun mereka hidup dengan miskin, tetapi jika bisa berusaha keras menanam di tanah mereka pasti bisa hidup.

Sejak itu, pasangan suami istri Wu bekerja keras dengan rajin menanam padi. Guna mengatasi tanah yang kurang subur, mereka membangun irigasi dan memelihara ternak agar bisa mendapatkan pupuk kandang. Kurang dari satu dekade, mereka telah hidup berkecukupan. Tapi saudara tirinya karena berjudi dan berfoya-foya, telah menjual habis segala harta dan tanahnya, dan menjadi miskin dan belakangan karena terus dikejar penagih hutang, tidak ada tempat tinggal. Pada saat ini, istri Wu tidak hanya tidak menertawakan mereka, tidak dendam dengan perbuatan mereka serta membantu mereka menyewakan tempat tinggal dan biaya hidup sementara sampai akhirnya saudara tirinya sadar dan mulai mencari pekerjaan.

Orang baik selalu diberkati oleh para dewa, karena berbudi luhur, akhirnya ke tiga putranya sukses dan menjadi pejabat tinggi.

Seperti kata pepatah, “saling membalas dendam tidak berguna” menghadapi kejahatan dengan kejahatan, tidak hanya tidak dapat memecahkan masalah, tetapi akan membuat konflik dan kebencian menjadi lebih besar. Jika Anda dapat membalas kejahatan dengan kebaikan, dengan hati lebih toleran, ini akan menyelesaikan dendam dan menghilangkan kebencian, terhadap orang lain atau diri sendiri juga akan memberikan manfaat besar, mengapa tidak?

Kebenaran ini orang-orang sekarang juga memahami, tetapi untuk diri sendiri sulit dipraktekan, pada kenyataannya, melepaskan sedikit ketenaran, akan menghasilkan sebuah sukacita yang lebih besar yang tak ternilai harganya. Lalu mengapa kita tidak mencoba melakukannya?

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular