Keterangan gambar. Ilustrasi

Oleh Hai Ning

Pihak militer Irak pada Minggu (11/10/2015) menyatakan bahwa mereka telah melancarkan serangan udara terhadap konvoi kendaraan yang diyakini membawa pemimpin Islamic State (IS), Bagdadi. Selain itu, mereka berhasil menghancurkan sebuah venue di kota Karabra yang diduga sedang digunakan untuk menyelenggarakan pertemuan tingkat tinggi IS. Penduduk dan petugas rumah sakit setempat kepada Reuters mengatakan bahwa sedikitnya ada 8 orang pejabat tinggi IS tewas dalam serangan itu, tetapi tidak termasuk Bagdadi.

Pihak militer Irak dalam pernyataannya menyebutkan, setelah mendapatkan informasi bahwa Bagdadi sedang berada dalam konvoi kendaraan yang bergerak menuju lokasi pertemuan tingkat tinggi, pemerintah langsung mengerahkan Angkatan Udara untuk menyerang konvoi kendaraan tersebut. Ada sumber yang mengatakan bahwa Bagdadi dipindahkan ke kendaraan lain setelah pemboman itu, tetapi belum diketahui keadaannya. Namun, IS dalam akun Twitternya menyebutkan bahwa serangan udara terhadap Bagdadi itu hanyalah sebuah rumor belaka.

Seorang pejabat militer AS yang ditempatkan di kota Bagdad mengatakan, Amerika belum melihat adanya tanda-tanda Bagdadi tewas atau terluka dalam serangan udara itu. Penduduk dan petugas rumah sakit setempat menyebutkan bahwa 2 bangunan hancur dan sedikitnya 8 orang pemimpin senior kepolisian IS tewas dalam serangan udara itu.

Para pendukung IS mengklaim bahwa meskipun pemimpin mereka Bagdadi gugur dalam serangan itu, namun IS tetap terus akan berdiri. Menurut prakiraan bahwa sekitar 20 – 30 ribu orang Muslim telah bergabung dengan pasukan darat kelompok IS di sepanjang tahun 2014. Meskipun serangan udara yang dilakukan AS bersama sekutunya diperkirakan telah membunuh tak kurang dari 15 ribu anggota pasukan IS, tetapi pasukan IS tidak menjadi berkurang karenanya.

Baru-baru ini Rusia menyatakan mereka juga melakukan serangan udara ke beberapa lokasi yang diduga merupakan basis kelompok IS. Tetapi setelah serangan udara Rusia itu, pasukan IS justru berhasil memperluas wilayah mereka. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular