Keterangan foto: Islamic State membenarkan bahwa orang kedua di kelompok mereka Qurashi sudah tewas dalam serangan udara militer AS. (foto the Mirror)

Juru bicara kelompok ekstremis ‘Islamic State’ (IS) Abu Mohamed as-Adnani pada Selasa (13/10/2015) mengeluarkan pernyataan yang membenarkan bahwa Abu Mutaz al-Qurashi, orang kedua dalam kelompok mereka telah tewas dalam serangan udara militer AS pada awal tahun ini.

Dalam rekaman suara yang diunggah dalam situs mereka Adnani menyebutkan bahwa Qurashi telah tewas dalam suatu serangan udara AS meski ia tidak merinci lebih lanjut soal kematiannya. Bahkan Gedung Putih dalam pemberitaannya pada 22 Agustus 2015 telah menyebutkan bahwa Qurashi bersama Kepala Media IS Abu Abdullah yang ketika itu (18 Agustus) berada dalam sebuah kendaraan yang membawanya tiba di pinggiran kota Mosul telah diserang oleh militer AS dan menewaskan mereka.

Qurashi yang bernama asli Hayali juga bernama Haji Mutaz oleh Dewan Keselamatan Nasional AS dinyatakan sebagai wakil dari pemimpin IS Bagdadi. Ia memiliki hak untuk memobilisasi dalam jumlah besar bahan-bahan persediaan IS yang berada di Irak dan Suriah.

Gedung Putih mengatakan bahwa Qurashi terutama bertanggung jawab untuk menyalurkan dukungan logistik bagi pasukan IS yang berada di medan perang Irak dan Suriah. Sebagian besar operasi militer mereka di Irak selama 2 tahun terakhir adalah hasil rancangan Qurashi. Seperti serangan pasukan IS ke kota Mosul pada Juni 2014.

Pasukan Keamanan Irak pada 11 Oktober 2015 lalu mengungkapkan bahwa pesawat tempur Irak berhasil mengebom konvoi kendaraan Bagdadi yang sedang melaju menuju Karabla di Suriah untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi IS. Sementara itu, Departemen Keamanan Irak masih melakukan verifikasi apakah Bagdadi tewas dalam serangan tersebut. (Secretchina/sinatra/rmat)

Share

Video Popular