Keterangan foto: Sebagian praktisi Falun Gong dari berbagai negara berpartisipasi dalam pawai di Los Angeles pada 15 Oktober. (foto Dai Bing & Edward/Epoch Times)

Oleh Zhang Ye

Sekitar 4.000 praktisi Falun Gong berkumpul di kota Los Angeles mengadakan pertemuan, berlatih Gong, meditasi bersama, berpawai serta berbagai kegiatan lainnya untuk mempromosikan keindahan berlatih Falun Gong sekaligus melalui pawai untuk mendesak Partai Komunis Tiongkok (PKT) menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong di Tiongkok.

Pawai tersebut merupakan salah satu bagian dari acara Pertukaran Pengalaman Berlatih Falun Gong Internasional yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Falun Gong Pantai Barat Amerika. Pawai yang terdiri dari 9 kelompok besar dengan adegan-adegan spektakuler yang menarik orang-orang yang lewat untuk berhenti menonton. Ada wisatawan Tiongkok yang menonton sampai meneteskan airmata.

Sekitar pukul 10 siang hari itu, barisan pawai mulai bergerak dari L.A City Hall melalui Spring Street dari 1st – 5th Spring St hingga berakhir di Pershing Square.

Marching Bank yang terdiri dari 100 lebih praktisi Falun Gong membawakan berbagai instrumen lagu seperti ‘Falun Dafa Hao’, ‘Fa Gu Fa Hao Zhen Shi Fang’, ‘Fa Zheng Qian Kun’ dan lainnya. Pejalan kaki menghentikan langkah untuk menonton. Pawai juga dimeriahkan oleh barisan pembawa bendera dari praktisi LA. Praktisi Taiwan memperagakan metode latihan Gong, serta praktisi dari Vietnam yang menghias kendaraan menjadi ‘Kapal Fa’. Para muda-mudi peserta ‘Ride to Freedom’ dan praktisi dari kota San Diego yang memainkan genderang pinggang.

Untuk diketahui Falun Gong berakar pada budaya tradisional Tiongkok, mulai disebarkan kepada masyarakat Tiongkok pada 1992 oleh pendirinya Mr. Li Hongzhi yang mengajarkan “Sejati-Baik-Sabar.” “Sejati-Baik-Sabar” merupakan karakteristik alam semesta, berharap agar manusia selalu berbuat baik, menjunjung tinggi moralitas. Efek luar biasa terhadap kesehatan praktisi yang berlatih sesuai ajaran Guru membuat Falun Gong menyebar dengan luar biasa cepatnya. Menarik hingga ratusan juta masyarakat Tiongkok untuk belajar.

Namun, Jiang Zemin dengan kediktatorannya mengumumkan perang terhadap Falun Gong pada Juli 1999. Mengeluarkan instruksi untuk menindas Falun Gong dengan segala cara termasuk menyandera, menangkap hingga mengambil paksa organ tubuh hidup-hidup dari praktisi demi keuntungan materi. Menurut data media Minghui yang menempuh jalur tidak resmi memperoleh informasi bahwa tidak kurang dari 3.888 orang praktisi telah disiksa hingga mati selama tahun-tahun awal penindasan.

Hal yang di luar dugaan Jiang Zemin dan kelompoknya adalah Falun Gong selain tidak bisa mereka basmi, malahan tersebar luas ke seantero bumi. Selama 16 tahun terakhir seluruh praktisi Falun Gong di dunia tak henti-hentinya dengan berbagai sarana dan kesempatan, terus melakukan klarifikasi fakta. Banyak pemerintah negara, organisasi sosial dan masyarakat umum secara resmi menyatakan dukungannya kepada Falun Gong dan mengutuk perbuatan biadab Partai Komunis Tiongkok.

Berikut ini foto=foto pawai dengan beragam pesan dari spanduknya. (sinatra/rmat)

Keterangan foto:  Peragaan perangkat gerakan latihan Gong. (foto Dai Bing & Edward/Epoch Times)
Keterangan foto: Sejati Baik Sabar, prinsip semesta Falun Gong. (foto Dai Bing & Edward/Epoch Times)
Keterangan foto:  Falun Gong sudah menyebar ke lebih 100 negara. (foto Dai Bing & Edward/Epoch Times)
Keterangan foto: Seret Jiang Zemin ke Pengadilan. (foto Dai Bing & Edward/Epoch Times)
Keterangan foto: Mereka yang menjadi korban penganiayaan rejim Jiang Zemin Partai Komunis Tiongkok. (foto Dai Bing & Edward/Epoch Times)
Keterangan foto: Spanduk seruan anggota partai komunis yang keluar dari keanggotaan partai. (foto Dai Bing & Edward/Epoch Times)

Share

Video Popular