Keterangan Foto : Kabut Asap di Palangkaraya (Istimewa)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo memerintah kepada Menteri Kesehatan RI, Nina F.Moelok untuk mengkoordinasikan rumah sakit dan Puskesmas di Palangkaraya, Kalimantan Tengah buka selama 24 jam. Langkah ini sebagai antisipasi atas memburuknya kabut asap di Kalimantan selama beberapa hari terakhir.

“Bencana asap di Palangkaraya mengalami peningkatan. Dalam upaya tanggap darurat, saya telah meminta Menkes agar rumah sakit dan Puskesmas buka 24 jam,” tulis Presiden Jokowi dalam fanpage facebooknya dikutip ulang, Sabtu (17/10/2015).

Presiden juga menulis turut merasakan akan kesusahan dan keadaan masih masyrakat yang harus berhadapan dengan pekatnya kabut asap di Palangkaraya. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam laporannya, Jumat (16/10) pukul 09.00 WITA, mencatat indeks partikulat mencapai 1.889, jauh di atas angka kategori bahaya 350.

Tak cukup memerintahkan pembukaan puskesmas dan rumah sakit selama 34 jam, Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah juga sudah melakukan tindakan nyata untuk mengatasi hidup yang berat dihadapi warga. Terkait ini, Jokowi menyampaikan pemerintah telah membuka rumah singgah, yang dilengkapi tenda isolasi yang mempunyai saringan udara.

Kepala Negara mengatakan langkah ini dilakukan sebagai rangka untuk menyelamatkan bayi, anak-anak dan penderita sakit pernafasan. Presiden menyampaikan, kiriman obat, oksigen dan masker sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tak hanya mengenai bantuan masker yang dikirimkan, bantuan panganan bayi juga dikirim oleh pemerintah. Bentuk bantuan ini, ujar Presiden, diberikan dalam bentuk makanan tambahan untuk bayi dan balita.

Share

Video Popular