Keterangan gambar: Presiden AS Obama mengubah rencana penarikan pasukan dari Afghanistan. (foto internet)

Oleh Wen Tianqing

Media AS ‘The Huffington Post’ pada 15 Oktober 2015 mengutip ucapan pejabat senior pemerintah AS memberitakan bahwa Presiden Obama telah mengubah rencana penarikan pasukan AS dari Afghanistas. Sejumlah 9.800 orang pasukan AS masih akan ditempatkan di Afghanistan di sebagian besar tahun 2016. Dan mempertahankan 5.500 orang pasukan AS pada Januari 2017 saat masa jabatannya berakhir.

Pejabat pemerintah AS tersebut mengatakan bahwa sebelum keputusan perubahan ini diambil, antara Gedung Putih, para panglima dari Departemen Pertahanan AS, komandan perang dan pejabat resmi Afghanistan sebelumnya telah melakukan pembahasan hingga belasan kali dalam waktu beberapa bulan.

Alasan Obama mengubah rencana penarikan pasukan adalah bahwa pada akhir September, militer Afghanistan masih saja kalah berperang dengan kelompok bersenjata Taliban kendati sudah didukung oleh pasukan AS melalui serangan udara, sehingga kehilangan kendali atas kota Kunduz yang terletak di bagian utara Afghanistan.

Dalam pertempuran ini, serangan udara pasukan AS juga menghantam sebuah rumah sakit yang menyebabkan 22 orang tewas, termasuk 12 orang petugas medis lintas batas dan 10 orang pasien rumah sakit. Selain resiko keamanan militer Afghanistan, organisasi teroris Islamic State (IS) juga menyusup ke Afghanistan untuk merekrut pasukan Taliban bagi IS.

Pejabat AS tersebut kemudian mengatakan bahwa pasukan AS yang ditempatkan di Afghanistan di sepanjang 2016 nanti masih akan berfokus pada pelaksanaan tugas anti-teroris dan melatih pasukan keamanan Afghanistan. Pasukan-pasukan AS akan ditempatkan di pangkalan AU di Bagram dan pangkalan militer AS di Kabul, Jalalabad dan Kandahar.

Presiden Obama pernah berjanji akan menarik pasukan dari Irak dan Afghanistan pada masa kampanye presiden AS sebelum masa jabatannya berakhir pada 2011, pasukan AS sudah seluruhnya ditarik dari Irak. Tetapi dengan munculnya IS, pasukan AS terpaksa kembali ke Irak pada 2014 untuk membantu dan melatih pasukan keamanan Irak, juga melakukan serangan udara ke basis-basis IS.

Musim semi tahun lalu, Obama pernah berjanji akan menarik seluruh pasukan AS sebelum 2016 berakhir, kecuali menyisakan 1.000 orang kekuatan militer di Afghanistan. Ketika itu, kata Obama bahwa perang Afghanistan yang dimulai pada 2001 sudah tiba saatnya untuk ‘membuka lembaran baru’. (Secretchina/sinatra/rmat)

Share

Video Popular